Kinerja Satnarkoba Polrestabes Surabaya Dapat Apresiasi Gubernur Jatim

Sabtu, 19 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polrestabes Surabaya yang sukses mengungkap 21 kilogram sabu

Polrestabes Surabaya yang sukses mengungkap 21 kilogram sabu

SURABAYA, detikkota.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi Tim Satreskoba Polrestabes Surabaya, atas hasil pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu sabu, seberat total 21 kilogram.

Diduga, sindikat narkoba antar Provinsi khususnya Jakarta – Jawa Timur ini, akan mengedarkan sabu sabu tersebut, untuk kepentingan malam pergantian Tahun Baru. Namun, keburu diungkap satresnarkoba polrestabes surabaya serta menindak tegas kurirnya.

“Kami memberikan apresiasi kepada Kapolrestabes Surabaya serta Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya yang sukses mengungkap 21 kilogram sabu yang diduga akan digunakan untuk tahun baruan,” ungkap Khofifah, Jumat (18/12/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih dalam kondisi pandemi Covid-19, Forkopimda Jatim, yakni Pemprov Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan Kapolda Jatim, meminta agar pelaku usaha tempat hiburan, tidak membuat even yang mengundang kerumunan.

“Pemprov sepakat dengan Pangdam dan Kapolda, melarang perayaan pesta pergntian tahun yang mengundang kerumunan massa,” imbuhnya.

Dengan pengungkapan sebelum pergantian Tahun Baru, Khofifah mendukung penuh atas proses hukum terhadap para pelaku yang berhasil diamankan.

“Mendukung proses hukum sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” katanya.

Khofifah meminta, agar warga Jawa Timur dapat menjaga kesehatan diri, dengan tetap menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Ia mengajak untuk menjauhi dan tidak mengkonsumsi barang haram tersebut.

“Mohon saat pandemi covid, semua pihak dapat menjaga dan mengendalikan kesehatannya. Jangan diperburuk dengan mengkonsumsi sabu dan narkoba lainnya,” tandasnya.

Seperti diketahui, Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap peredaran sabu seberat 21 kilogram. Dari kasus tersebut, satu orang ditembak mati, sedangkan lima lainnya diringkus. (m/res)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB