Komisi II DPRD Sumenep Minta Pabrikan Jaga Stabilitas Harga Tembakau

Jumat, 11 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Juhari.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Juhari.

SUMENEP, detikkota.com – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Juhari meminta agar pihak pabrikan tetap menjaga stabilitas harga tembakau.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari para petani, harga tembakau saat ini berkisar antara Rp 55 hingga Rp 60 ribu per kilogram.

Untuk itu, kata Juhari, pihaknya mewanti-wanti kepada pabrikan agar petani tidak boleh rugi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya, petani tidak boleh rugi. Apapun itu, pihak pabrikan harus menjaga kestabilan harga tembakau,” pintanya, Jumat (11/8/2023).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) 5 itu mengimbau agar pabrikan dan dinas terkait betul-betul memperhatikan kebutuhan petani. Berapa pun harga yang ditetapkan oleh pihak terkait tetap harus diukur dengan porsi petani, sehingga mereka tidak rugi.

“Jangan hanya memikirkan hasil pabrikannya saja, petani juga harus dipikirkan,” imbuhnya.

Politisi PPP itu menegaskan, jika pihak pabrikan sudah menetapkan harga yang layak, maka harga yang ditetapkan itu harus stabil dan tidak hanya berlaku tahun ini saja. Sehingga, kata Juhari, setiap tahun harga tembakau bisa terus stabil dan menguntungkan petani.

“Jika saat ini harga tembakau sudah dikira tidak merugikan para petani, maka saya harap jangan hanya tahun ini saja. Setiap tahun harga tembakau harus tetap stabil dan memuaskan para petani,” tuturnya.

Terpisah, salah seorang petani tembakau Andi mengaku harga tembakau saat ini tembus Rp 60 ribu per kilogram. Pihaknya berharap agar harga tembakau itu tetap stabil.

“Kemarin saya jual tembakau per kilonya laku Rp 60 ribu per kilogram. Mudah-mudah harganya tetap stabil agar petani tidak rugi,” harapnya.

Pihaknya mengapresiasi langkah dewan yang terus menyuarakan kepentingan petani tembakau, terutama mengenai harga jual si ‘daun emas’ itu.

“Alhamdulillah harga segitu sudah sangat puas bagi saya dan petani lain. Terima kasih untuk para dewan yang telah menyampaikan aspirasi masyarakat, khususnya petani tembakau,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lukman Hakim Keluhkan LSD 90 Persen dan Beban Gaji THL ke Kementerian Dalam Negeri
Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:08 WIB

Lukman Hakim Keluhkan LSD 90 Persen dan Beban Gaji THL ke Kementerian Dalam Negeri

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:14 WIB

Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB