Komisi III DPRD Sumenep Soroti Proyek PATM di Pasongsongan, Ramzi: Telan Dana Rp4,8 Miliar Tapi Tak Bermanfaat

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, M. Ramzi.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, M. Ramzi.

SUMENEP, detikkota.com – Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyoroti proyek pembangunan Pompa Air Tanpa Motor (PATM) tahun 2020 senilai Rp 4,8 miliar. Pasalnya, proyek tersebut dinilai bermasalah dan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, terlebih pada saat banyak daerah yang terdampak kekeringan di musim kemarau.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, M. Ramzi menyatakan, pengerjaan proyek yang berlokasi di Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan itu dimulai tahun 2019 dan diresmikan oleh mantan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim pada awal November 2020.

“Harusnya ketika terjadi kekeringan seperti saat ini, proyek PATM iut bisa dinikmati oleh masyarakat Lebeng Barat dan sekitarnya,” kata Ramzi, Kamis (12/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari penelusurannya, lanjut Ramzi, kondisi PATM saat ini rusak dan jebol pasca diresmikan. Meski sempat diperbaiki pada tahun 2021 namun hingga saat ini tidak bisa difungsikan.

Proyek PATM berupa 2 bendungan, masing-masing bendungan memiliki 10 dan 7 pompa, 2 blustru dan 1 tandon dengan kapasitas 72 ribu liter per detik.

“Meski proyek PATM tersebut menelan anggaran sebesar Rp4,8 miliar, tapi sayangnya tidak bisa memberikan manfaat apa-apa bagi masyarakat,” sesalnya.

Saat ini, lanjut Politisi Hanura, proyek PATM tahun 2020 tengah ditangani Polda Jawa Timur karena diduga terjadi korupsi. Dia juga mengingatkan agar Inspektorat Kabupaten Sumenep memperketak pengawasan.

Mantan aktivis PMII Jakarta itu juga meminta pemerintah daerah lebih berhati-hati menentukan pemenang tender yang dilelang.

“Jangan hanya karena pesanan dan kedekatan, rekanan dimenangkan dalam tender,” ucap Ramzi, mengingatkan.

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumenep, Achmad Syahwan Effeny saat dikonfirmasi soal proses pengawasan proyek tersebut enggan memberikan penjelasan. Syahwan melimpahkan ke bawahannya untuk dimintai konfirmasi.

Berita Terkait

Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing
Pemerintah Siapkan Berbagai Moda Transportasi dan Operasi Ketupat untuk Mudik Lebaran 2026
Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW untuk Perkuat Listrik di Wilayah Kepulauan
Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga
Pemkab Sumenep Gelar Gerakan ASRI, ASN Bersih-Bersih Kota Sambut Pemudik Lebaran
Pemkab Sumenep Salurkan Santunan Anak Yatim dan Duafa Jelang Idulfitri 1447 H
Bapperida Bangkalan Gelar Rakor Sinkronisasi Usulan Bantuan Program 2027
Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA ASN Jelang hingga Pasca Lebaran

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:29 WIB

Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Siapkan Berbagai Moda Transportasi dan Operasi Ketupat untuk Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:47 WIB

Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW untuk Perkuat Listrik di Wilayah Kepulauan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:24 WIB

Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Gerakan ASRI, ASN Bersih-Bersih Kota Sambut Pemudik Lebaran

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB