KPU dan TAPD Sumenep Belum Sepakati Anggaran Pilkada 2024, Syaifurrahman: Rp 72 Miliar Tidak Cukup

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner KPU Sumenep, Syaifurrahman.

Komisioner KPU Sumenep, Syaifurrahman.

SUMENEP, detikkota.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) setempat belum menyepaki anggaran penyelenggaraan Pilkada 2024.

Sebelumnya, KPU mengajukan anggaran Pilkada 2024 sebesar Rp110 miliar. Namun, angka itu dirasionalisasi oleh TAPD mejadi Rp72 miliar.

Hasil rasionalisasi TAPD Sumenep menjadi bahan dalam rapat internal KPU. Hasilnya, anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep sebesar Rp82,8 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Kami sudah menyampaikan kembali hasil rapat internal terkait kebutuhan anggaran Pilkada 2024 ke TPAD,” kata Syaifurrahman,
Komisioner KPU Kabupaten Sumenep, Selasa (21/8/2023).

Menurutnya, anggaran Rp 72 miliar hasil rasionalisasi TAPD dinilai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Sumenep. Sebab, besaran dana tersebut sama persis dengan alokasi anggaran pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Sementara, saat ini harga barang dan jasa mengalami kenaikan.

“Kenaikan kebutuhan anggaran Pilkada 2024, karena menyesuaikan dengan kenaikan harga barang dan jasa saat ini, seperti logistik dan baiaya pendistribusiannya ke kepulauan,” jelasnya.

Syaifurrahman menuturkan, anggaran Rp 82,8 miliar itu sangat wajar dan sesuai kebutuhan penyelenggaraan Pilkada sehingga tidak bisa dikurangi lagi.

“Kalau dipangkas, terancam tidak cukup untuk biaya kebutuhan Pilkada,” imbuhnya.

Mantan aktifis PMII itu mengungkapkan, sampai saat ini belum ada kesepakatan mengenai anggaran Pilkada 2024 dan pihaknya masih menunggu keputusan TAPD.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Edy Rasiyadi menuturkan, sementara pihaknya baru bisa menyiapkan anggaran Rp 70 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2024.

“Plafon sementara yang bisa dianggarkan Pemkab Sumenep, sementara, ya, Rp 70 miliar. Itu belum kami lakukan rasionalisasi,” jelasnya.

Menurutnya, besaran anggaran tersebut sama dengan anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pilkada Sumenep sebelumnya, yaitu Rp 70 miliar.

“Saat itu, ada pengembalian dari KPU sekitar 10 sampai 12 miliar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda
Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
BSI dan Pemkab Subang Gelar “Subang Berhaji” untuk Antisipasi Keterbatasan Kuota Haji

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN

Berita Terbaru

Calon penerima Beasiswa Baznas Cendekia 2026 di Kantor Baznas Kabupaten Sumenep, Jalan KH Agus Salim, Selasa (19/05/2026).

Daerah

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23 WIB