Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH Dr. A. Busyro Karim saat menyampaikan tausiyah pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian 1 Abad Nahdlatul Ulama.

KH Dr. A. Busyro Karim saat menyampaikan tausiyah pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian 1 Abad Nahdlatul Ulama.

SUMENEP, detikkota.com – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH Dr. A. Busyro Karim, menegaskan bahwa NU memiliki lima kekuatan besar yang harus terus dimaksimalkan agar tetap kokoh dan berperan strategis dalam kehidupan umat dan bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan KH Busyro Karim dalam acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama. Ia menyebutkan, kekuatan pertama NU terletak pada kuatnya silaturrahim di seluruh struktur organisasi.

“Kekuatan NU yang pertama adalah silaturrahim. Hubungan antar pengurus, antar lembaga, dan antar daerah harus terus dijaga dan diperkuat,” ujar KH Busyro Karim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, silaturrahim yang kokoh menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kekompakan warga NU di berbagai tingkatan.

Kekuatan kedua NU, lanjutnya, adalah mujahadah, doa, dan istighadah yang selama ini menjadi ruh perjuangan jam’iyah. Tradisi spiritual tersebut tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun.

“NU harus terus menjaga mujahadah, doa, dan istighadah. Inilah kekuatan batin yang menjaga NU tetap istiqamah,” katanya.

Selain kekuatan spiritual, KH Busyro Karim menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) warga NU agar mampu merespons perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri ke-NU-an.

Ia juga menyoroti peran struktur organisasi NU yang harus aktif dan berjalan optimal mulai dari tingkat pusat hingga ranting. “Struktur NU harus hidup. Jika struktur berjalan baik, maka pelayanan NU kepada umat juga akan semakin kuat,” tegasnya.

Kekuatan kelima yang dinilai strategis adalah pengelolaan sumber daya alam dan potensi ekonomi warga NU. Menurutnya, kemandirian ekonomi menjadi faktor penting bagi keberlangsungan organisasi.

“Potensi sumber daya alam dan ekonomi warga NU harus dibangun dan diperkuat agar NU tidak hanya kuat secara spiritual dan struktural, tetapi juga mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Ia berharap, memasuki abad kedua, NU mampu mengoptimalkan seluruh kekuatan tersebut untuk terus berkhidmat kepada umat, agama, dan bangsa.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Nama Muhlis Fajar Mulai Dibicarakan Jelang Pilkades Paseraman 2027
Warga Margasari Purwakarta Diharapkan Rasakan Kenyamanan, Penataan TPA Cikolotok Jadi Langkah Atasi Persoalan Sampah
Ketua Media Independen Online Sukabumi Kutuk Keras Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Sekolah
Kapolresta Ariek Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Batuputih
Sorotan Proyek Ratusan Juta DINSOSP3A Purwakarta, FKD Tuntut Transparansi
Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, 163 Jukir Tak Perpanjang KTA Ditertibkan
Jalan Lingkungan Desa Cigelam Mulai Diperbaiki, Warga Rasakan Manfaatnya
Kampung Pancasila Surabaya Didorong Jadi Gerakan Perubahan Perilaku Warga

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:31 WIB

Nama Muhlis Fajar Mulai Dibicarakan Jelang Pilkades Paseraman 2027

Jumat, 25 September 2026 - 13:15 WIB

Warga Margasari Purwakarta Diharapkan Rasakan Kenyamanan, Penataan TPA Cikolotok Jadi Langkah Atasi Persoalan Sampah

Jumat, 25 September 2026 - 11:21 WIB

Ketua Media Independen Online Sukabumi Kutuk Keras Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Sekolah

Senin, 21 September 2026 - 19:20 WIB

Kapolresta Ariek Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Batuputih

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Sorotan Proyek Ratusan Juta DINSOSP3A Purwakarta, FKD Tuntut Transparansi

Berita Terbaru