Madaya Recycle Costume Langkah Positif Edukasi Masyarakat Pentingnya Daur Ulang Sampah

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Madaya Recycle Costume atau Kostum Daur Ulang menjadi salah satu media edukatif dan kreativitas, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif guna mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan mengelola sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela pembukaan acara, di Lapangan Kecamatan Manding, Sabtu (24/05/2025).

Acara yang merupakan rangkaian Manding Distrik Festival 2025, tidak hanya sekadar menampilkan kreativitas seni dan mode dengan bahan daur ulang sampah, tetapi kegiatannya menanamkan kesadaran masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kelestarian bumi dari ancaman limbah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Recycle Fashion bagian langkah nyata untuk mengampanyekan cinta lingkungan, dengan memanfaatkan kembali barang-barang bekas, karena sampah ada yang bisa didaur ulang sesuai kreativitas sehingga memiliki nilai ekonomis.

“Even ini bukanlah sekadar pagelaran fashion semata, tetapi bagian memberikan edukasi tentang bagaimana memanfaatkan limbah tidak bernilai menjadi sesuatu yang bermanfaat,” tuturnya.

Bupati menyatakan, seluruh masyarakat peduli terhadap isu lingkungan melalui karya, seperti mendaur ulang sampah secara kreatif dan menyenangkan, dalam rangka peduli lingkungan melalui seni.

“Kami ingin Madaya Recycle Costume bisa dikembangkan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah, mengingat kegiatannya dapat menumbuhkan semangat inovasi, serta mengurangi dampak negatif sampah,” jelasnya.

Acara ini menampilkan berbagai kostum unik dari bahan bekas seperti plastik, dan barang tidak terpakai lainnya yang diolah menjadi karya seni bernilai tinggi. Sedangkan Madaya Recycle Costume pesertanya diikuti sebanyak 24 orang.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan, alasannya selain mempererat kebersamaan, juga menjadi sumber inspirasi dan semangat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Pastikan Stok BBM Aman, Isu Kenaikan 1 April Hoaks
Arus Balik Lebaran di Sumenep Tembus 10.157 Penumpang, Rute Jabotabek Masih Dominan
Posko Lebaran Ditutup, Antrean Ketapang Masih Capai 12 Kilometer
Jalan Rusak di Nagri Kaler Purwakarta Diperbaiki, Kini Lebih Aman Dilalui
Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur
Dandim Sumenep Tinjau Lokasi Jembatan Gantung di Ambunten
Tradisi Combodug Sampang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Lokasi
Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 14:37 WIB

Kapolres Sumenep Pastikan Stok BBM Aman, Isu Kenaikan 1 April Hoaks

Rabu, 1 April 2026 - 11:44 WIB

Arus Balik Lebaran di Sumenep Tembus 10.157 Penumpang, Rute Jabotabek Masih Dominan

Rabu, 1 April 2026 - 10:33 WIB

Posko Lebaran Ditutup, Antrean Ketapang Masih Capai 12 Kilometer

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:42 WIB

Jalan Rusak di Nagri Kaler Purwakarta Diperbaiki, Kini Lebih Aman Dilalui

Senin, 30 Maret 2026 - 21:59 WIB

Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur

Berita Terbaru