Menhub Sebut Jakarta-Surabaya Hanya 3,5 Jam Pakai Kereta Cepat

Rabu, 4 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga antusias mengikuti uji coba Kereta Cepat KCJB Whoosh di Stasiun Halim, Jakarta.

Warga antusias mengikuti uji coba Kereta Cepat KCJB Whoosh di Stasiun Halim, Jakarta.

JAKARTA, detikkota.com – Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi mengungkap prediksi waktu tempuh kereta cepat Jakarta-Surabaya. Jika Jakarta-Bandung hanya ditempuh dalam waktu 29 menit, maka untuk Jakarta-Surabaya hanya akan butuh waktu 3,5 jam.

Atas keberhasikan uji coba KCJB Whoosh di Stasiun Halim, Senin (2/10/2023) kemarin, Budi Karya berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek KCJB.

“Saya juga ucapkan terima kasih pada media yang sudah mengiringi semua kegiatan ini dengan baik. Kami Kementerian Marvest dan juga BUMN, KAI, dan KCIC. Ini memang secara hati-hati membawa, mengoperasikan ini agar tidak ada persepsi yang lain kecuali kita meletakkan dasar-dasar tentang angkutan masal antarkota,” jelas Budi dilansir detikNews, Selasa (3/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi menyebut waktu tempuh kereta cepat sangat mengefisien waktu. “Bayangkan, dari Jakarta cuma 29 menit sampai Padalarang, kalau sampai Surabaya 3 jam lewat sedikit. Jadi itu menjadi suatu obsesi kita,” ujarnya.

Pihaknya akan memberikan kesempatan kepada pemrakarsa untuk menyusun proposal. Begitu juga dengan pemerintah yang akan mengajukan proposal. Dia tidak masalah jika proposal tersebut diputuskan di pemerintahan yang akan datang.

“Kita akan melakukan kesempatan pada pemrakarasa, melakukan proposal lalu kami, kita itu membuat proposal juga nanti diajukan lah itu. Bahwa nanti diputuskan oleh pemerintahan yang akan datang ya monggo, tapi kita sudah letakkan dasar-dasar dan rencana ke depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan
Wabup Sumenep Dorong Program HDDAP untuk Perkuat Hortikultura dan Kesejahteraan Petani
Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa
Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Rabu, 22 April 2026 - 10:41 WIB

Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban

Senin, 20 April 2026 - 20:49 WIB

ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas

Minggu, 19 April 2026 - 23:30 WIB

Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Berita Terbaru