Menko AHY Buka PKKMB UTM dan Canangkan Green Campus

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan PKKMB UTM oleh Menko AHY, turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far, Rektor UTM Prof. Dr. Safi.

Pembukaan PKKMB UTM oleh Menko AHY, turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far, Rektor UTM Prof. Dr. Safi.

BANGKALAN, detikkota.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (4/8/2025), di kampus UTM.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far, Rektor UTM Prof. Dr. Safi, jajaran Forkopimda Bangkalan, dan seluruh civitas akademika UTM.

Pembukaan PKKMB ditandai dengan pemukulan gong oleh AHY. Ia juga meresmikan pencanangan UTM sebagai Green Campus dengan melakukan penanaman pohon eboni (Diospyros celebica) serta pelepasan burung cendet secara simbolis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor UTM, Prof. Dr. Safi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun ini UTM menerima 4.800 mahasiswa baru yang berasal dari 31 provinsi di Indonesia serta beberapa dari luar negeri. Ia mendorong para mahasiswa untuk aktif tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam organisasi dan kegiatan riset.

“Seluruh prodi di UTM telah terakreditasi unggul. Ini menjadi bukti UTM terus tumbuh menjadi kampus berdaya saing,” jelas Prof. Safi.

Dalam orasi kebangsaannya, AHY menyoroti tiga tantangan global yang harus dihadapi generasi muda, yaitu dinamika geopolitik, krisis iklim dan sumber daya alam, serta disrupsi teknologi. Ia mengajak para mahasiswa memanfaatkan momentum bonus demografi untuk meningkatkan kapasitas diri.

“Bonus demografi adalah peluang, tapi juga tanggung jawab. Mahasiswa harus jadi motor penggerak pembangunan nasional,” tegas AHY.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menyukseskan program pembangunan nasional Asta Cita, termasuk kontribusi aktif dari kalangan mahasiswa.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB