SAMPANG, detikkota.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menanggapi keluhan para petani garam terkait ketidakpastian harga garam di pasaran yang sering menimbulkan kekhawatiran bagi para produsen lokal.
Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat berdialog dengan petani garam di kawasan produksi PT Garam, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (8/3/2026).
Dalam kesempatan itu, ia mengakui bahwa fluktuasi harga garam masih menjadi persoalan yang kerap dihadapi petani sehingga berpotensi menimbulkan kerugian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pemerintah memahami kondisi tersebut dan terus berupaya melakukan penataan tata kelola garam nasional agar harga di tingkat petani lebih stabil.
“Petani tidak perlu khawatir. Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki sistem agar harga garam lebih stabil dan petani mendapatkan kepastian,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri dan kepentingan petani garam dalam negeri. Karena itu, berbagai kebijakan akan diarahkan untuk melindungi produksi garam nasional sekaligus memastikan pasokan bahan baku bagi industri tetap terpenuhi.
Selain membahas persoalan harga garam, Zulkifli Hasan juga memastikan ketersediaan stok pangan nasional menjelang Ramadan dan Idulfitri dalam kondisi aman.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok selama bulan puasa karena pemerintah memastikan stok pangan, termasuk sembako, tersedia cukup dengan harga yang relatif terjangkau.
“Jangan khawatir. Persediaan stok pangan dan sembako menjelang bulan puasa aman dan cukup, harganya juga masih terjangkau,” tegasnya.
Ia menambahkan pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan ketersediaan bahan pokok di berbagai daerah agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Penulis : By
Editor : M/Red







