Paguyuban Pasar Anom Sumenep Demo Pengelola, Duga Ada Ketidakberesan

Senin, 4 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paguyuban Pasar Anom melakukan aksi demonstrasi di depan kantor pengelola.

Paguyuban Pasar Anom melakukan aksi demonstrasi di depan kantor pengelola.

SUMENEP, detikkota.com – Puluhan pedagang yang mengatasnamakan Peguyuban Pasar Anom menggelar aksi demonstrasi di pasar tempat mereka berjualan, Senin (4/12/2023).

Aksi dipicu adanya dugaan ketidakberesan tata kelola salah satu kios milik Fathor Rahman di Pasar Anom yang terletak Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep tersebut.

Kuasa Hukum Paguyuban Pasar Anom, Kamarullah dalam orasinya mengatakan, pihak pasar tidak boleh kalah terhadap oknum oknum yang mengatasnamakan LSM, media maupun Advokat sekalipun yang hendak menguasai Pasar Anom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya meminta agar pengelola pasar membuka kios milik Fathor Rahman sebagai pemilik sah.

“Kami kaget kok tiba-tiba kios klien kami ada yang menggembok, setelah kami tanyakan ke pihak pasar ternyata juga tidak tahu, ini kan aneh,” ucap Kamarullah.

Menurutnya, bukti kepemilikan kios atas nama Fathor Rahman berdasarkan Surat Perjanjian Pasar yang ditandatangani oleh Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep dengan kliennya dengan Nomor; 602/ANM/BS-14/435.109.5/2023.

“Namun tiba-tiba ada pihak lain yang memasukkan barang dan mengelola kios itu. Klien kami tidak tahu siapa pemilik barang tersebut karena saat dimasukkkan klien saya sedang di luar kota,” bebernya.

Kamarullah menegaskan bahwa kliennya tidak pernah memperjualbelikan atau menyewakan kios itu pada pihak lain karena itu tidak dilarang di Perbup (Peraturan Bupati),” tandasnya.

Dia meminta semua barang yang ada di dalam kios kliennya dikeluarkan dan ditempatkan di kantor pengelola pasar.

Sementara itu, Kepala Pasar Anom, H. Ibnu Hajar mengatakan, mengaku ada yang meminta untuk membuka klien itu tetapi pihaknya hanya membuka gembok dan tidak sampai membuka kios.

“Saat ini, ada unras pemilik toko (Pemegang SP) yang juga meminta gemboknya dibuka, tetapi kami perjelas lagi bahwa kami hanya membuka gembok dan tidak membuka kiosnya,” kata Ibnu.

Ibnu menceritakan, sebelumnya kios tersebut milik Hj. Asmaul Husna, lalu selang beberapa tahun ditempati ponakannya yang bernama Kholida.

“Sejak pertengahan tahun lalu, Hj. Asmaul Husna menyerahkan kembali kios itu kepada dinas yang kemudian dimohon oleh Pak Fathor. Sehingga saat ini pemilik surat perjanjian itu adalah yang bersangkutan,” terangnya.

Diduga kata Ibnu, barang-barang di dalam kios milik Kholida, keponakan dari pemilik Surat Perjanjian (SP) sebelumnya, Hj. Asmaul Husna.

Meski demikian, pihaknya tidak tahu terkait persoalan kios tersebut. ”Soal cekcok dan termasuk gembok pertama yang dibuka maupun yang diganti kami tidak tahu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran
Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Identitas Korban Laka Tunggal di Sumenep Terungkap, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia
Laka Tunggal di Sumenep, Pengendara Tewas Tanpa Identitas

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:54 WIB

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:35 WIB

PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran

Senin, 27 April 2026 - 17:39 WIB

Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Sabtu, 18 April 2026 - 16:27 WIB

Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api

Berita Terbaru

Car Free Day (CFD) bareng BRImo yang diadakan oleh BRI Kantor Cabang (KC) Bekasi Siliwangi.

Lifestyle

BRI Bekasi Siliwangi Hadirkan Kemeriahan di CFD Bareng BRImo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:47 WIB