Pariwisata Dongkrak Ekonomi Warga Desa Wisata Adat Osing Kemiren

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lansia Warga Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, yang terlibat dalam aktivitas pariwisata berbasis budaya untuk melayani wisatawan.

Lansia Warga Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, yang terlibat dalam aktivitas pariwisata berbasis budaya untuk melayani wisatawan.

BANYUWANGI, detikkota.com – Perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Banyuwangi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kecamatan Glagah. Aktivitas pariwisata di desa tersebut membuka peluang pendapatan bagi berbagai kalangan, mulai dari generasi muda hingga warga lanjut usia.

Salah seorang warga, Mbah Ning (81), mengaku turut merasakan manfaat ekonomi sejak Kemiren berkembang sebagai desa wisata. Ia terlibat dalam penyediaan kuliner khas Osing untuk melayani wisatawan yang berkunjung.

“Kalau ada tamu, saya ikut memasak menu khas Kemiren seperti pecel pitik dan ayam kesrut. Dari situ bisa mendapat penghasilan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mbah Ning, keberadaan pariwisata sangat membantu warga lanjut usia agar tetap produktif dan memiliki sumber pendapatan, mengingat pekerjaan di sektor pertanian sudah terlalu berat dilakukan.

Sementara itu, kemajuan pariwisata juga membuka ruang pemberdayaan bagi kalangan muda. Salah seorang pemuda setempat, Rika, mengatakan bahwa aktivitas wisata mendorong generasi muda untuk ikut melestarikan budaya lokal sekaligus memperoleh penghasilan.

“Sejak desa kami menjadi desa wisata, banyak tamu datang. Ini mendorong kami yang muda-muda untuk menjaga tradisi dan budaya,” kata Rika.

Selain menawarkan jasa wisata, Rika juga terlibat dalam pelayanan kuliner khas Osing yang diminati wisatawan. Menurutnya, aktivitas tersebut memberikan tambahan penghasilan bagi keluarganya.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kemiren mencatat terdapat 22 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor kuliner, sandang, dan jasa penunjang pariwisata. Selain itu, tersedia sekitar 40 unit homestay yang sebagian besar merupakan rumah tinggal warga yang disewakan kepada wisatawan.

Ketua Pokdarwis Desa Kemiren, Moh Edy Saputro, menyampaikan bahwa perkembangan pariwisata juga berperan dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya lokal.

“Di Desa Kemiren terdapat 18 sanggar kesenian yang aktif melestarikan kebudayaan adat suku Osing. Pariwisata membuat sanggar-sanggar tersebut tetap hidup,” ujarnya.

Berdasarkan data Pokdarwis, jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Kemiren rata-rata mencapai 2.000 hingga 4.000 orang setiap tahun. Sebelum pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan pada 2019 sempat mencapai sekitar 18.000 orang.

“Pasca pandemi, kami terus berupaya menyajikan kebudayaan dalam pariwisata secara optimal agar capaian kunjungan dapat kembali meningkat,” tambahnya.

Selain berdampak pada perekonomian masyarakat, Desa Wisata Adat Osing Kemiren juga meraih berbagai penghargaan bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional, di antaranya Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024, The 5th ASEAN Homestay Award dalam ASEAN Tourism Award 2025, serta masuk dalam jaringan desa wisata terbaik dunia dari United Nations Tourism.

Penulis : Bi

Editor : M/Red

Berita Terkait

Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi Hampir Rampung, Siap Perkuat Wisata Kuliner Seafood
Bupati Ipuk Teken Kerja Sama dengan InJourney untuk Kembangkan Pariwisata dan Penerbangan Banyuwangi
Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang
Awal Tahun 2026, Wabup Lumajang Tinjau Destinasi Wisata Bersama Forkopimda
Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya
Libur Natal 2025, Kunjungan Wisatawan ke Surabaya Tembus 500 Ribu Orang
Libur Nataru, Okupansi Hotel di Banyuwangi Tembus 100 Persen

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 11:51 WIB

Pariwisata Dongkrak Ekonomi Warga Desa Wisata Adat Osing Kemiren

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi Hampir Rampung, Siap Perkuat Wisata Kuliner Seafood

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:13 WIB

Bupati Ipuk Teken Kerja Sama dengan InJourney untuk Kembangkan Pariwisata dan Penerbangan Banyuwangi

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:49 WIB

Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang

Berita Terbaru

Pembukaan turnamen sonGENnep Futsal Series Bupati Cup 2026 yang digelar di GOR Uniba Madura, diikuti puluhan tim futsal dari Sumenep dan Pamekasan.

Olah Raga

GEN Sumenep Gelar sonGENnep Futsal Series Bupati Cup 2026

Senin, 2 Feb 2026 - 11:57 WIB