Pekerja Dapur MBG Sumenep Belum Dibayar, Muncul Nama Pihak Ketiga yang Tak Dikenal

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Jl. Adirasa Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep

Proyek pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Jl. Adirasa Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Seorang pekerja aluminium di Kabupaten Sumenep mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas pengerjaan proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Jl. Adirasa Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Nilai sisa pembayaran proyek tersebut mencapai Rp23,1 juta dari total pekerjaan senilai Rp38,1 juta.

Pekerja bernama Arifin menyebut awalnya dihubungi oleh seseorang bernama Fani, yang menawarkan pekerjaan aluminium berupa pemasangan kusen untuk proyek tersebut atas perintah pemilik proyek bernama Fausi.

Setelah bertemu di lokasi pekerjaan, disepakati sistem borongan dengan nilai awal Rp18,6 juta untuk pengerjaan kusen di lantai dua. “Owner langsung menyetujui harga dan meminta pekerjaan segera dimulai. Ia juga menjanjikan pembayaran uang muka,” ujar Sunan perwakilan keluarga Arifin, Kamis (13/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, Fani datang ke bengkel Arifin untuk menyerahkan uang muka Rp8 juta atas perintah Fausi. Pekerjaan kemudian bertambah meliputi lantai bawah senilai Rp13 juta, serta pagar besi Rp6,5 juta. Total nilai pekerjaan menjadi Rp38,1 juta, dengan uang muka Rp15 juta yang diterima secara tunai dan transfer.

Total rincian uang muka atau DP yang masuk Rp15.000.000 (Rp8.000.000, Rp4.000.000, Rp3.000.000). Rp8.000.000 cash, Rp4.000.000 cash, Rp3.000.000 via transfer.

Namun setelah seluruh pekerjaan rampung, sisa pembayaran Rp23,1 juta tak kunjung dilunasi. “Sudah hampir dua minggu sejak pekerjaan selesai, tapi sisanya belum dibayar. Alasannya selalu mau konfirmasi dulu ke pihak lain,” ujar sumber tersebut.

Persoalan semakin rumit setelah Fausi mengaku bahwa proyek tersebut sudah diborongkan kepada pihak ketiga bernama Akma, dan menolak bertanggung jawab karena merasa sudah melakukan pembayaran penuh kepada Akma. “Adik saya tidak mengenal siapa itu Akma. Dari awal ia hanya berhubungan dengan Fani dan Fausi,” tambahnya.

Pihak keluarga Arifin mengaku sudah berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan dengan menemui Fausi. Namun hingga batas waktu yang dijanjikan, belum ada kejelasan pelunasan.

Selain kasus yang dialami Arifin, sejumlah pekerja lain di proyek dapur MBG tersebut juga disebut belum menerima pembayaran penuh. Seorang pekerja atap bernama Agus dikabarkan masih menunggu pelunasan sekitar Rp15 juta, sementara beberapa pekerja sipil dan mandor juga mengalami hal serupa.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Insan Pers Bekasi–Karawang–Purwakarta Siap Hadiri Silaturahmi Akbar 2026 di Karawang
Pers Jabar 7 Satukan Langkah, Karawang Tuan Rumah Silaturahmi Akbar 2026
Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Teddy Nandung Heryawan Tinjau Kebakaran Pasar Rebo, DPRD Pastikan Pengawalan Penanganan Pedagang
Langgar SE Wali Kota, Dua RHU di Surabaya Diproses Tipiring
Rutan Kelas IIB Sumenep Gelar Bedah Buku, Dorong Literasi Warga Binaan
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:14 WIB

Insan Pers Bekasi–Karawang–Purwakarta Siap Hadiri Silaturahmi Akbar 2026 di Karawang

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:04 WIB

Pers Jabar 7 Satukan Langkah, Karawang Tuan Rumah Silaturahmi Akbar 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:38 WIB

Teddy Nandung Heryawan Tinjau Kebakaran Pasar Rebo, DPRD Pastikan Pengawalan Penanganan Pedagang

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:05 WIB

Langgar SE Wali Kota, Dua RHU di Surabaya Diproses Tipiring

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB