Pelanggar Prokes di Sumenep Masih Banyak Berkeliaran

Kamis, 3 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berlangsung untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19.

Kini operasi dilakukan setiap hari oleh aparat Kepolisian, TNI dan Satpol-PP, yang di mulai dari pagi pukul 9.00 WIB di sebelah timur Taman Adipura Kota Sumenep.

Pantauan dilapangan, disekitar Taman Bunga masih ada pejalan kaki maupun pengunjung yang tidak memakai masker, namun penegakan operasi tersebut tetap dilakukan hanya kepada para pengendara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Taufikurrahman, Kepala Seksi Peraturan Daerah (Kasi Perda) menyampaikan, bahwa Operasi tersebut dilakukan khusus pengendara, baik roda dua maupun roda empat.

Dia menjelaskan, mengenai para pengendara yang melanggar setiap harinya relatif, sehingga tidak dapat dipastikan naik atau tidaknya.

“Saat ini, pelanggar sebanyak 31 orang, kalau kemaren 54 orang,” ujarnya, saat berada di sebelah timur Taman Bungan, Kamis (3/12/2020).

Taufik mengatakan, kalau pagi operasi digelar untuk pengendara, sedangkan kalau malam pihaknya melakukan penyisiran yang rentan terjadi kerumunan massa.

Salah satu yang menjadi sasarannya yaitu Caffee, seperti Caffee Ananda, Caffee Geslim dan juga di Pasar Bangkal. Sementara yang masih menjadi prioritas operasi yustisi ini, yaitu sekitar kota.

“Setiap malam kita lakukan, bukan hanya kepada pengendara saja,” bebernya.

Sematara itu, Taufik mengatakan tidak hanya di kota saja, dipagi hari pihaknya juga memberikan penjagaan di setiap pasar-pasar yang di jaga oleh jajaran Polsek.

“Penjagaannya ada di Polsek Kota dan Polsek Kecamatan,” jelasnya. (Md)

Berita Terkait

Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair
BMKG Peringatkan Potensi Kemarau Panjang di Madura akibat El Niño
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat
Video Viral Dugaan Bullying Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta, Tokoh Media Sampaikan Kecaman
Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental Petugas PPIH untuk Sukseskan Haji 2026
Operasional Haji 2026 Dimulai, 460 Petugas PPIH Diberangkatkan ke Arab Saudi
Polda Jatim Uji Laboratoris Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting
BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat Guyur Jabodetabek Hari Ini

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:36 WIB

Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair

Senin, 20 April 2026 - 10:24 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Kemarau Panjang di Madura akibat El Niño

Sabtu, 18 April 2026 - 06:28 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat

Sabtu, 18 April 2026 - 06:22 WIB

Video Viral Dugaan Bullying Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta, Tokoh Media Sampaikan Kecaman

Jumat, 17 April 2026 - 11:13 WIB

Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental Petugas PPIH untuk Sukseskan Haji 2026

Berita Terbaru