Pelapor dan Korban Pencabulan Siap Datangi Persidangan di PN Sumenep

Sabtu, 20 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pencabulan (PH) didampingi ibu dan pamannya di Pelabuhan Masalembu, berangkat menuju Sumenep untuk mengadiri sidang di PN setempat.

Korban pencabulan (PH) didampingi ibu dan pamannya di Pelabuhan Masalembu, berangkat menuju Sumenep untuk mengadiri sidang di PN setempat.

SUMENEP, detikkota.com – Korban pencabulan berinisial PH, siswi sekolah dasar (SD) di Pulau/Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur siap menghadiri persidangan kasusnya di Pengadilan Negeri (PN) setempat.

Keluarga korban, Jailani mengatakan, pelapor yang sekaligus ibu korban, Toyani beraama korban akan menghadiri persidangan terhadap pelaku inisial AW (paman korban) dan AN (guru ngaji) yang akan digelar pada Selasa (23/5/2023) di PN Sumenep.

“Semua pihak tentu menunggu perkembangan kasus ini dari hasil persidangan nanti. Ibu Toyani dan korban PH akan dimintai keterangan di persidangan,” jelasnya, Sabtu (20/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jailani berharap, sidang kasus yang menimpa keponakannya itu berjalan dengan lancar dan mendapatkan keadilan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Soal kelanjutan pendidikan korban, lanjut Jailani, sudah ada 3 sekolah yang menawarkan dijadikan tempat menimba ilmu. Tahun ini, korban PH segera lulus SD dan akan meneruskan pendidikannya seperti halnya anak-anak yang lain.

“Keluarga dan pihak-pihak yang perduli ikut mensupport mental dan semangat korban
untuk melanjutkan pendidikannya,” imbuh Jailani.

Ditanya soal detail proses hukum, tambahnya, dari awal telah dikuasakan kepada LBH Ahmad Madani Putra dan Rekan.

“Biar nanti Mas Nadianto yang memberikan keterangan lebih lanjut terkait tuntutan pidana terhadap para terdakwa,” ucapnya.

Sementara itu, ibu korban, Toyani berharap kasus pencabulan yang menimpa anaknya bisa diputus seadil-adilnya dan tidak ada lagi korban serupa di masa yang akan datang.

“Mohon doanya semoga mendapatkan keadilan, kami ingin hukuman yang berat kepada pelaku, kami yang membesarkan dan merawat PH dari kecil malah mereka dengan tega merusak masa depan anak saya. Kami sekeluarga sakit hati,” sesalnya.

Toyani menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mensuport sekaligus membantu kasus hukum yang dihadapi keluarganya.

“Terima kasih atas bantuan semua pihak, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sumenep, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumenep dan LBH Ahmad Madani Putra beserta pihak lain yang tidak bisa saya sebut satu persatu,” pungkasnya.

Berita Terkait

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan
Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin
Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga
Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Produksi Garam di Sampang, Dorong Indonesia Bebas Impor
Bupati Pasuruan dan Kapolda Jatim Ikuti Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan
Angin Kencang Berpotensi Picu Gelombang Tinggi, BMKG Sumenep Keluarkan Peringatan Dini

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:47 WIB

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan

Senin, 9 Maret 2026 - 16:41 WIB

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Senin, 9 Maret 2026 - 10:03 WIB

Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:40 WIB

Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:37 WIB

Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya

Berita Terbaru