Pemkab Bangkalan Pastikan Proyek Jalan Arosbaya–Campor Sesuai Standar

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR Bangkalan Rizal Mardiansyah.

Kepala Dinas PUPR Bangkalan Rizal Mardiansyah.

BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menegaskan proyek perbaikan jalan Arosbaya–Campor senilai sekitar Rp7 miliar berjalan sesuai regulasi dan standar teknis. Penegasan ini disampaikan setelah muncul sorotan publik akibat video viral yang memperlihatkan kondisi jalan tampak tipis dan mengelupas.

Kepala Dinas PUPR Bangkalan, Rizal Mardiansyah, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan di lapangan bersama konsultan dan kontraktor. Hasilnya, masalah yang muncul dinilai sebagai kendala teknis wajar pada tahap pengerjaan dan telah ditangani.

“Pemkab Bangkalan melalui Dinas PUPR berkomitmen penuh menjaga kualitas proyek ini. Setiap kritik masyarakat langsung kami tindak lanjuti di lapangan. Jadi tidak benar kalau pengerjaan disebut asal-asalan,” tegas Rizal, Selasa (26/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rizal menyebut progres pembangunan jalan telah mencapai 50 persen dengan target selesai Desember 2025. Pengawasan ketat diterapkan agar pekerjaan sesuai spesifikasi, termasuk ketebalan lapisan jalan.

“Standar yang digunakan jelas, lapisan pondasi agregat setebal 15–20 cm dan lapisan aspal setebal 6 cm. Adapun yang terlihat tipis dalam video itu hanya di bagian pinggir jalan, bukan di titik utama, dan semuanya sudah diperbaiki,” ujarnya.

Ia menambahkan, hujan deras beberapa waktu lalu sempat mengganggu pekerjaan di bahu jalan dan saluran drainase. Namun, tidak ada dampak serius terhadap konstruksi utama.

Menurutnya, proyek jalan Arosbaya–Campor menjadi prioritas karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. “Kami pastikan proyek ini selesai tepat waktu, sesuai kontrak, dan kualitasnya terjamin. Bahkan setelah rampung masih ada masa pemeliharaan enam bulan,” jelas Rizal.

Pemkab Bangkalan berharap kehadiran infrastruktur ini dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Arosbaya–Campor.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru