Pemkab Banyuwangi dan PCNU Gelar Kick Off Hari Santri Nasional 2025, Canangkan Program Pesantren Aman

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri dan memberikan sambutan di kick off Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (20/10/2025).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri dan memberikan sambutan di kick off Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (20/10/2025).

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi menggelar kick off Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (20/10/2025). Kegiatan tersebut juga menandai pencanangan program Pesantren Aman yang berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Mustofa, mengatakan pesantren memiliki karakteristik khas yang harus dijaga, terutama dalam hal akhlakul karimah. Namun, pesantren juga perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal keamanan dan konstruksi bangunan.

“Pesantren harus mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak, tapi tetap menjaga nilai dan karakter luhur pesantren,” ujar KH. Zulfa Mustofa saat membuka acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi atas peran pesantren dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mendidik masyarakat dan menjaga moralitas sosial.

“Kami banyak berhutang budi pada pesantren karena kontribusinya yang besar dalam mendidik dan membina masyarakat,” ungkap Ipuk.

Ia menegaskan, meskipun terjadi penurunan ruang fiskal, Pemkab Banyuwangi akan terus berupaya mendukung pengembangan pesantren. Dukungan diberikan melalui program pembinaan dan pemberdayaan yang bisa diakses oleh seluruh pesantren.

“Pemerintah tetap mengedepankan asas proporsionalitas dan skala prioritas. Tidak semua pesantren bisa menerima hibah pembangunan, tetapi akan ada program pembinaan yang bisa diikuti,” jelasnya.

Ketua PCNU Banyuwangi menambahkan, rangkaian HSN 2025 akan diisi dengan berbagai kegiatan hingga puncaknya pada 22 Oktober mendatang. Salah satu agenda utama adalah sosialisasi Pesantren Aman yang menekankan pentingnya konstruksi bangunan sesuai standar keselamatan.

“Kami mengajak para pengasuh pesantren untuk mendengar paparan dari Kementerian PUPR agar memahami standar dan aturan pembangunan pesantren,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur, Dinas PU Cipta Karya Banyuwangi, serta Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Forum ini juga membuka ruang konsultatif dan pendampingan bagi pesantren terkait pembangunan infrastruktur.

Pengasuh Ponpes Adz-Dzikra Tukangkayu, KH. Ir. Achmad Wahyudi, menilai forum tersebut penting untuk menyatukan pemahaman antara pesantren dan pemerintah.

“Forum ini diharapkan menghasilkan langkah terbaik bagi pesantren dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang aman dan berkualitas,” tegasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri para pengasuh pesantren dari berbagai wilayah Banyuwangi, di antaranya PP. Darussalam Kalibaru, PP. Darul Magfur Srono, PP. Al-Kalam Blimbingsari, PP. Mambaul Ulum Muncar, dan PP. Darul Ridwan Songgon.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Pastikan Kamtibmas Aman, Kapolres Sumenep Pimpin Langsung Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar
200 Tukang Becak Lansia di Banyuwangi Dapat Bantuan Becak Listrik
Bupati Lumajang Tegaskan Peran Strategis Majelis Sholawat Bangun Karakter dan Moderasi Beragama
Dinsos Sumenep Tanggapi Kasus Dua Janda Tak Terima Bansos, Minta Cek DTKS dan Verifikasi Lapangan
Anggaran Kerja Sama Publikasi Diskominfo Purwakarta Dipangkas Drastis, Insan Pers Nilai Bentuk Penghinaan
Dua Janda Miskin di Bunbarat Belum Terdata Bansos, Hidupi Balita Yatim
Wabup Probolinggo Pimpin Penertiban Sungai Opo-Opo, Normalisasi Jadi Prioritas Penanganan Banjir
Perkuat Harmoni, Kapolres Sumenep Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Prenduan

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:49 WIB

Pastikan Kamtibmas Aman, Kapolres Sumenep Pimpin Langsung Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:06 WIB

200 Tukang Becak Lansia di Banyuwangi Dapat Bantuan Becak Listrik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:04 WIB

Bupati Lumajang Tegaskan Peran Strategis Majelis Sholawat Bangun Karakter dan Moderasi Beragama

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dinsos Sumenep Tanggapi Kasus Dua Janda Tak Terima Bansos, Minta Cek DTKS dan Verifikasi Lapangan

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:39 WIB

Anggaran Kerja Sama Publikasi Diskominfo Purwakarta Dipangkas Drastis, Insan Pers Nilai Bentuk Penghinaan

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Lantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep

Jumat, 23 Jan 2026 - 21:09 WIB