Pemkab Sumenep Kembali Kucurkan Dana Rp 2,4 Miliar untuk Guru Ngaji

Jumat, 10 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menganggarkan dana Rp 2,4 miliar untuk guru ngaji pada tahun anggaran 2023. Tercatat sebanyak 2.035 guru ngaji yang mendapat bansos, masing-masing Rp 1,2 juta.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, pihaknya memberikan perhatian lebih pada para guru ngaji, mengingat jasa mereka dalam pemberantasan buta aksara. Mereka juga orang pertama yang mengenalkan baca tulis Al Qur’an kepada anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

“Bansos bagi para guru ngaji ini merupakan wujud penghargaan atas jasanya yang telah menjaga moralitas anak bangsa secara istiqamah. Peran para guru ngaji lah yang mengarahkan anak-anak menjadi manusia yang lebih baik,” ujarnya, Jumat (10/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberadaan guru ngaji di tengah masyarakat tidak hanya sekedar mengajar baca Al Qur’an, tetapi juga menjadi tempat konsultasi masyarakat terhadap persoalan-persoalan yang ada. Karena itu, maka wajar apabila pemerintah daerah hadir memberikan perhatian kepada mereka.

“Jasa guru ngaji ini tidak terhitung besarnya. Karena itu, pemerintah hadir untuk memberi tali asih untuk kesejahteraannya,” imbuh Fauzi.

Data di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Pemkab Sumenep, selama 3 tahun terakhir, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep telah mengucurkan dana sebesar Rp 6,7 miliar untuk bansos guru ngaji.

Rinciannya,  pada 2021 sebanyak 1.660 guru ngaji dengan total anggaran sebesar Rp 1,9 miliar. Kemudian pada 2022, bansos diberikan pada 2.017 guru ngaji, dengan total anggaran Rp 2,5 milyar. Sedangkan pada 2023 sebesar Rp 2,4 miliar untuk 2.035 guru ngaji.(red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB