Pemkab Sumenep Pastikan Terus Kirim Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

Senin, 16 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo (pakai blangkon) ikut mendistribusikan air bersih ke warga di daerah terdampak kekeringan.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo (pakai blangkon) ikut mendistribusikan air bersih ke warga di daerah terdampak kekeringan.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur memastikan upaya penyaluran air bersih bagi wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan akan terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, upaya tersebut demi membantu masyarakat akibat imbas cuaca panas berkepanjangan pada musim ini.

“Saya sudah instruksikan kepada BPBD agar pendistribusian air bersih jangan sampai berhenti untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” tegasnya, Senin (16/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, musim kemarau yang berkepanjangan tahun ini menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep alami kekeringan. Imbasnya, warga kesulitan air bersih.

Untuk membantu masyarakat yang terdampak kemarau panjang ini, lanjutnya, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini meminta BPBD untuk terus menyalurkan air bersih.

“Air bersih ini bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Utamanya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi atau memasak,” katanya.

Sementara Sekretaris BPBD Kabupaten Sumenep, Abd Kadir menambahkan musim kemarau berkepanjangan menyebabkan sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak terdampak saat ini mangalami kekeringan.

“Karena kekeringan masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep, maka kami tetap mendistribusikan air bersih untuk mengurangi kesulitan air,” ucap Abd Kadir.

Data di BPBD Kabupaten Sumenep, wilayah yang mengalami kekeringan di antaranya Desa Tostosan, Nyabakan Timur dan Desa Kolpo Kecamatan Batang-batang serta Desa Gedang-gedang Kecamatan Batuputih.

Selanjutnya Desa Gadu Barat Kecamatan Ganding, Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng dan 2 desa masing-masing Desa Sentol Daya dan Sentol Laok Kecamatan Pragaan.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar
Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor
Bupati Sumenep Ajak ASN dan Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan dengan Kibarkan Merah Putih
Pemkab Sumenep Awasi Harga Tembakau, Pastikan Pembelian Tak di Bawah Titik Impas

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:07 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Berita Terbaru