Pemkab Sumenep Terbitkan Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem 8–11 Juli 2025

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Ach. Laili Maulidy.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Ach. Laili Maulidy.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada 8–11 Juli 2025. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2025, menyusul prediksi BMKG tentang hujan lebat disertai angin kencang dan petir di wilayah Jawa Timur, termasuk Sumenep.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Ach. Laili Maulidy, mengatakan bahwa cuaca ekstrem dapat datang secara tiba-tiba, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu siap siaga.

“Cuaca ekstrem bisa datang tiba-tiba, dan masyarakat harus bersiap. Kami meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti imbauan yang telah kami sampaikan,” ujar Laili, Rabu (9/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan gelombang tinggi, Pemkab Sumenep menyampaikan tujuh poin imbauan penting kepada masyarakat.

Di antaranya adalah memantau informasi cuaca dari BMKG, menghindari aktivitas luar ruangan saat cuaca buruk, memeriksa dan membersihkan saluran udara, mengamankan bangunan dan pohon di sekitar rumah, serta meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah rawan bencana.

Warga juga diminta segera melapor jika terjadi keadaan darurat melalui Call Center 112 serta menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Laili menambahkan bahwa BPBD telah menyiagakan personel dan peralatan di daerah rawan, termasuk kepulauan. Seluruh elemen pemerintahan hingga tingkat desa telah diperintahkan untuk siaga.

“Jangan lengah. Semua harus bergerak cepat jika terjadi situasi darurat,” tegasnya.

Sumenep yang terdiri dari 126 pulau memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap dampak cuaca ekstrem, terutama di wilayah pesisir. Pemerintah daerah menegaskan pentingnya kesiapsiagaan sebagai langkah mitigasi untuk menekan risiko bencana.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun siaga, serta melakukan langkah pencegahan sederhana seperti memperkuat atap rumah, memangkas pohon rawan tumbang, dan menjaga kelancaran saluran air. Untuk informasi terbaru, warga dapat mengakses layanan resmi BPBD Sumenep, media sosial pemerintah, atau menghubungi Call Center 112.

Berita Terkait

PCNU Sumenep Gelar Pelantikan dan Istighasah Akbar, Ribuan Nahdliyin Diperkirakan Hadir
1.312 Jemaah Haji Banyuwangi Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci
Dandim Sumenep Kawal Langsung Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda di Ambunten
SPPG Ciseureuh 04 Salurkan 1.948 Porsi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah dan Posyandu
Wabup Sumenep Ingatkan Jemaah Haji Jaga Niat dan Kekhusyukan Selama di Tanah Suci
Proyek Pembangunan TPT di Purwakarta Tetap Berjalan Meski Terkendala Cuaca
CV Bangkit Anugrah Jaya Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Tambang Pasir
Revitalisasi WC dan Ruang Kelas SDN 2 Citeko Tingkatkan Kenyamanan Belajar Siswa

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:45 WIB

PCNU Sumenep Gelar Pelantikan dan Istighasah Akbar, Ribuan Nahdliyin Diperkirakan Hadir

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:12 WIB

1.312 Jemaah Haji Banyuwangi Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci

Senin, 11 Mei 2026 - 19:48 WIB

Dandim Sumenep Kawal Langsung Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda di Ambunten

Senin, 11 Mei 2026 - 16:03 WIB

SPPG Ciseureuh 04 Salurkan 1.948 Porsi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah dan Posyandu

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

Wabup Sumenep Ingatkan Jemaah Haji Jaga Niat dan Kekhusyukan Selama di Tanah Suci

Berita Terbaru

Olah Raga

PASI Sumenep Kirim 18 Atlet Muda ke Kejurda Blitarian III 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:47 WIB

Nasional

Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB