ISSITA Sumenep Dorong Pelestarian Budaya, Revitalisasi Museum Jadi Sorotan Kementerian Kebudayaan

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC ISSITA Sumenep Dr. Naghfir mendampingi Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Basuki Teguh Yuwono saat kunjungan budaya di Kabupaten Sumenep, Jumat (15/5/2026).

Ketua DPC ISSITA Sumenep Dr. Naghfir mendampingi Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Basuki Teguh Yuwono saat kunjungan budaya di Kabupaten Sumenep, Jumat (15/5/2026).

SUMENEP, detikkota.com – DPC ISSITA Kabupaten Sumenep terus mendorong upaya pelestarian budaya daerah melalui penguatan museum dan pembinaan seni tradisional. Hal tersebut terlihat saat Ketua DPC ISSITA Sumenep, Dr. Naghfir, mendampingi Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono, dalam kunjungan budaya di sejumlah lokasi di Kabupaten Sumenep, Jumat (15/5/2026).

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah Museum Sumenep. Museum yang menyimpan berbagai koleksi sejarah dan peninggalan budaya Madura itu direncanakan akan direvitalisasi guna menjaga nilai historis dan keasliannya.

Dr. Naghfir mengatakan museum memiliki peran penting sebagai sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal identitas budaya daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Museum bukan hanya tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi agar generasi muda memahami sejarah dan budaya daerahnya,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian dari Kementerian Kebudayaan menjadi langkah positif dalam mendukung pelestarian budaya dan sejarah di Kabupaten Sumenep.

Selain meninjau museum, rombongan juga mengunjungi Cafe Femary Hills yang dikenal aktif membina seni tari dan kreativitas generasi muda. Tempat tersebut dinilai menjadi salah satu ruang kreatif dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional di tengah perkembangan zaman.

Dr. Naghfir menegaskan pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui perawatan bangunan bersejarah, tetapi juga harus melibatkan generasi muda melalui pembinaan seni dan budaya.

“Budaya harus tetap hidup di tengah masyarakat. Ketika anak muda mencintai seni dan tradisi, maka budaya itu akan terus bertahan,” katanya.

Ia juga menilai sinergi antara pemerintah, komunitas budaya, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap berkembang tanpa kehilangan jati diri.

Sementara itu, Basuki Teguh Yuwono menyebut Kabupaten Sumenep memiliki potensi budaya dan sejarah yang besar sehingga layak mendapatkan perhatian serius dalam upaya pelestarian warisan budaya nasional.

“Sumenep memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Ini harus terus dijaga bersama agar tetap hidup dan dikenal generasi mendatang,” ujarnya.

Basuki turut mengapresiasi peran masyarakat dan komunitas budaya di Sumenep yang dinilai aktif menjaga dan melestarikan budaya lokal.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

FSKN Sumenep Terima Kunjungan Tim BPK Jatim Bahas Pelestarian Warisan Keraton
Fashion Show Batik Lokal Meriahkan Harjakapro ke-280 di Probolinggo
Orange Handmade: Dari Benang Sederhana Menjadi Karya Inspiratif di Industri Kreatif
Banyuwangi Jadi Magnet Syuting, Raffi Ahmad dan The Dudas Turun Gunung
Asah Kembali Hobi Lama, Eef Supriadi Berlatih Menembak di Polres Purwakarta
Ketua TP PKK Lumajang Dorong Dunia Modeling Jadi Sarana Promosi Budaya Lokal
32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Ratusan Karya Perupa Nusantara Dipamerkan di Gedung Juang Banyuwangi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:30 WIB

ISSITA Sumenep Dorong Pelestarian Budaya, Revitalisasi Museum Jadi Sorotan Kementerian Kebudayaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

FSKN Sumenep Terima Kunjungan Tim BPK Jatim Bahas Pelestarian Warisan Keraton

Selasa, 21 April 2026 - 09:13 WIB

Fashion Show Batik Lokal Meriahkan Harjakapro ke-280 di Probolinggo

Senin, 13 April 2026 - 20:45 WIB

Orange Handmade: Dari Benang Sederhana Menjadi Karya Inspiratif di Industri Kreatif

Senin, 13 April 2026 - 09:47 WIB

Banyuwangi Jadi Magnet Syuting, Raffi Ahmad dan The Dudas Turun Gunung

Berita Terbaru

Nasional

Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB