Pemprov Jatim Segera Normalisasi Tiga Titik Sungai di Kabupaten Pamekasan

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Sebagai bentuk penanganan konkret terhadap persoalan banjir yang setiap tahun melanda kawasan kota saat musim hujan tiba, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) akan segera melakukan normalisasi tiga titik sungai di Kabupaten Pamekasan.

Tiga sungai yang masuk dalam proyek prioritas tersebut yakni Kali Jombang di Jalan Trunojoyo, Kali Semajid di kawasan Jembatan Gurem, dan Kali Klowang di wilayah Gladak Anyar. Pengerjaan awal dijadwalkan dimulai Jumat, 23 Mei 2025.

Kepala Dinas PUPR Pamekasan, Amin Jabir saat on air di Karimata, mengatakan bahwa proyek ini merupakan bentuk perhatian serius dari Pemprov Jatim, khususnya Gubernur, dalam menyelesaikan masalah banjir yang sudah menjadi langganan di sejumlah titik di Pamekasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Normalisasi sungai ini adalah bentuk komitmen Ibu Gubernur Jawa Timur untuk menyelesaikan masalah banjir yang setiap tahun menghantui warga Pamekasan, terutama di kawasan rawan seperti Gladak Anyar dan Gurem,” ujar Kepala Dinas PUPR Pamekasan, Kamis (21/05/2025).

Amin menambahkan bahwa hasil pengerukan sungai nantinya tidak akan dibiarkan terbuang sia-sia. Di Kali Klowang dan Kali Semajid, sedimen tanah akan dimanfaatkan sebagai tanggul di tepi sungai. Sementara di Kali Jombang, tanah hasil kerukan akan dipindahkan ke sisi barat untuk memperkuat perlindungan terhadap struktur sheet pile beton yang ada.

“Tapi kalau warga belum siap atau tidak bersedia lahannya digunakan, maka tanah hasil kerukan akan kita angkut ke TPA. Kalau ada warga yang butuh, bisa kita dikerjasamakan dengan prinsip saling menguntungkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Operasi UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Kepulauan Madura, Siswanto, ST., MT, menyampaikan bahwa tim masih melakukan survei lapangan terkait kondisi sungai dan kesiapan alat berat.

“Masih survei dulu terkait akses dan lainnya. Tapi kalau memungkinkan, kita test alat. Apakah kondisi sungainya memungkinkan atau masih lembek tanahnya, soalnya dua minggu ini air tinggi. Khawatir berbahaya bagi alat atau operator. Semoga aman dan cuaca mendukung. Kalau uji coba sore ini berhasil, besok akan kita mulai,” terang Siswanto.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyambut baik program normalisasi ini dan menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaannya di lapangan. Normalisasi diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran sungai serta menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak banjir.

Berita Terkait

Pembangunan TPS 3R Karetan Banyuwangi Capai 40,95 Persen, Ditargetkan Beroperasi September 2026
Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan
Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi
Sepekan Dibuka, Posko Pengaduan THR di Pamekasan Belum Terima Laporan
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri
Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar
Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak
BMKG Sumenep: Bibit Badai Menjauh, Warga Diminta Waspadai Cuaca Pancaroba

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:46 WIB

Pembangunan TPS 3R Karetan Banyuwangi Capai 40,95 Persen, Ditargetkan Beroperasi September 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:58 WIB

Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:55 WIB

Sepekan Dibuka, Posko Pengaduan THR di Pamekasan Belum Terima Laporan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:44 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri

Berita Terbaru