Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Yudi Angga Kusuma saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (23/12/2025).

Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Yudi Angga Kusuma saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (23/12/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Pencairan Tambahan Penghasilan Guru (Tamsil) Semester II Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Sumenep hingga pertengahan Desember belum terealisasi. Keterlambatan tersebut berdampak pada sedikitnya 568 guru penerima yang hingga kini belum menerima haknya.

Sejumlah guru mengaku dana Tamsil belum masuk ke rekening penerima. Salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa biasanya pencairan dilakukan pada pertengahan bulan.
“Sampai hari ini belum turun,” ujarnya, Senin (22/12/2025).

Ia menambahkan, “Biasanya pertengahan bulan sudah cair. Ini sudah lewat, tapi belum ada kejelasan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, pengumpulan berkas calon penerima Tamsil Semester II Tahun Anggaran 2025 baru dilakukan pada pertengahan November. Melalui surat bernomor 400.3.7.5/4596/101.5/2025 tertanggal 16 November 2025, Dinas Pendidikan meminta seluruh kepala TK, SD, dan SMP negeri se-Kabupaten Sumenep untuk melengkapi dokumen persyaratan.

Pengumpulan berkas tersebut dilakukan untuk keperluan verifikasi dan validasi data penerima sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2025. Dokumen yang diminta meliputi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), rekapitulasi kehadiran guru melalui sistem SIC, serta dokumen pendukung lainnya, dengan batas akhir penyerahan pada 24 November 2025.

Keterlambatan pencairan ini menimbulkan keluhan di kalangan guru, mengingat Tamsil merupakan salah satu komponen penting dalam menunjang kesejahteraan tenaga pendidik, terutama menjelang akhir tahun dengan meningkatnya kebutuhan ekonomi.

Menanggapi hal tersebut, Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Yudi Angga Kusuma, menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan Tamsil disebabkan adanya perubahan anggaran di tingkat pusat.

“Untuk Tamsil, proses di daerah sebenarnya sudah selesai. Pengajuan sudah kami sampaikan ke Pemerintah Pusat karena mulai 2025 seluruh aneka tunjangan guru langsung disalurkan oleh pusat ke rekening penerima,” ujarnya, saat dikonfirmasi Selasa (23/12).

Ia menyebutkan, perubahan terjadi setelah Kementerian Keuangan menetapkan penyesuaian pagu anggaran aneka tunjangan guru pada 15 Desember 2025.

“Awalnya pagu anggaran kami sekitar Rp1 miliar lebih, kemudian berubah menjadi sekitar Rp600 juta,” katanya.

Menurut Yudi, di wilayah Madura, hanya Kabupaten Sumenep dan Bangkalan yang masih memiliki sisa pagu Tamsil, sementara kabupaten lainnya tidak lagi mendapatkan alokasi.

“Terkait pencairan, kami belum bisa memastikan apakah akan dibayarkan tahun ini atau dilakukan carry over ke 2026. Biasanya jika belum terbayar, akan menjadi utang tahun berjalan dan dibayarkan di tahun berikutnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan apakah usulan Tamsil Semester II Tahun 2025 masih dapat direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya, mengingat pagu anggaran 2026 telah ditetapkan.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

Lukman Hakim Keluhkan LSD 90 Persen dan Beban Gaji THL ke Kementerian Dalam Negeri
Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:08 WIB

Lukman Hakim Keluhkan LSD 90 Persen dan Beban Gaji THL ke Kementerian Dalam Negeri

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:14 WIB

Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB