Peserta FGD Ungkap Tantangan Pengembangan Pariwisata Sumenep

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan FGD tentang Potensi dan Tantangan Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Sumenep.

Pelaksanaan FGD tentang Potensi dan Tantangan Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Sumenep.

SURABAYA, detikkota.com – Upaya mengembangkan pariwisata di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim) harus menghadapi berbagai tantangan. Keindahan alam di kabupaten paling timur Pulau Madura itu memiliki potensi untuk menjadi daya tarik wisata.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep harus menyiapkan infrastuktur pendukung, hingga sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk mengelola potensi pariwisata yang dimilikinya.

Adapun berbagai peluang dan kendala pengembangan potensi wisata di Kabupaten Sumenep, dipaparkan melalui Forum Grup Discussion (FGD) yang diikuti sejumlah perhimpunan dari berbagai sektor dan organisasi, radio Suara Surabaya Center, Kamis (9/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang 7 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya, Ijad menyatakan, untuk memulai mengembangkan pariwisata, Pemkab Sumenep harus serius meningkatkan literasi enviromental, social and governance (ESG).

“Untuk membantu investor berinvestasi dengan bijak, itu standart frameworknya ESG. Harapannya agara investasi ini bisa berkelanjutan, yang kaitannya sama isu enviromental, social, and governance,” tegas Ijad dilansir Suara Surabaya.

Menurutnya, isu lingkungan di Pulau Madura terbilang belum tereksploitasi. Tapi dengan adanya wacana investasi dan pengembangan wisata di Madura, khususnya Sumenep, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi ekslpoitasi di sektor alam.

Kemudian, terkait faktor sosial seperti indeks kasus korupsi dan pembangunan SDM di Madura, kata Ijad, hal inilah yang harus ditangani secara serius untuk mengembangkan pariwisata.

“Apabila ini bisa ditekel dengan serius, maka hambatan investasi di sektor sosial ini bisa diredam,” ucap Ijad.

Pentolan HIPMI Surabaya itu menegaskan bahwa, tata kelola pemerintahan atau isu governance juga berkaitan dengan indeks pembangunan SDM. Apabila struktur pemerintahan dikelola dengan SDM yang bagus, maka pembangunan di berbagai sektor, termasuk wisata bakal berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia atau Asosiasi Agen Tour & Travel Indonesia (ASITA) Surabaya, Samsul Arifin menyebut, wisata pantai di Sumenep bisa menjadi opsi dan unggulan di Jawa Timur

Namun, potensi wisata itu harus ditunjang dengan infrastuktur jalan yang bagus, untuk membantu aksebilitas wisatawan.

Dalam perbincangan dalam FGD, para peserta juga kerap menyoroti jalanan utama di Madura yang sempit dan macet.

Selain itu, kata Arifin konektivitas antarwisata sebaiknya mulai diperhatikan, supaya menjadi guide wisatawan untuk berkunjung ke lokasi terbaik.

“Infrastuktur akan lebih bagus lagi kalau ada kapal pesiar pinisi dari Kota Surabaya ke Sumenep,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Dorong Ekonomi Warga
Industri Maritim Banyuwangi Kian Menguat, Kapal Katamaran X38 Resmi Diserahkan
Pariwisata Dongkrak Ekonomi Warga Desa Wisata Adat Osing Kemiren
Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi Hampir Rampung, Siap Perkuat Wisata Kuliner Seafood
Bupati Ipuk Teken Kerja Sama dengan InJourney untuk Kembangkan Pariwisata dan Penerbangan Banyuwangi
Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang
Awal Tahun 2026, Wabup Lumajang Tinjau Destinasi Wisata Bersama Forkopimda

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:48 WIB

Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Dorong Ekonomi Warga

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:40 WIB

Industri Maritim Banyuwangi Kian Menguat, Kapal Katamaran X38 Resmi Diserahkan

Senin, 2 Februari 2026 - 11:51 WIB

Pariwisata Dongkrak Ekonomi Warga Desa Wisata Adat Osing Kemiren

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi Hampir Rampung, Siap Perkuat Wisata Kuliner Seafood

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:13 WIB

Bupati Ipuk Teken Kerja Sama dengan InJourney untuk Kembangkan Pariwisata dan Penerbangan Banyuwangi

Berita Terbaru