Pihak Telkom dan PLN Angkat Bicara, Perihal Kabel Kabel yang Menempel Pada Tiangnya

Selasa, 12 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemasangan kabel yang dilakukan para pengusaha wifi atau yang disebut Riseler dimana pengaturan serta pemasangan kabelnya sangat semrawut yang mana pemasangannya numpang di setiap tiang yang sudah ada seperti dompleng atau numpang ke tiang listrik dan tiang Telkom.

Dengan banyaknya usaha rumahan yang bergerak sebagai penyalur jaringan WiFi ini mendapat sorotan dari Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Banyuwangi (YLPKB). Khususnya keberadaan usaha rumahan yang bergerak sebagai penyalur jaringan WiFi di wilayah Sempu.Genteng,Glenmore dan Kalibaru

Karena Tiang yang di gunakan untuk pemasangan kabel yang di salurkan ke rumah pelanggan memanfaatkan Tiang Telkom, Listrik dan LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum). Tidak Hanya itu,Semrawutnya pemasangan kabel yang di salurkan ke rumah warga pelanggan sudah sangat resah, karena sering memunculkan persoalan,bila terjadi konsletting listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budianto S.H, Selaku ketua YLPKB meminta pihak Telkom segera turun tangan menindak lanjuti persoalan yang ada, karena menurut Budianto selama ini, belum ada tindakan dari pihak Telkom.Sebagai Yayasan Yang bergerak di perlindungan konsumen
Bidang barang dan jasa pembiaran yang di lakukan oleh pihak Telkom Wilayah Genteng diduga ada permainan

Gigi Bagas Wicaksono Sebagai KAUBIS Telkom Cabang Kecamatan Genteng.Saat di konfirmasi di kantornya,mengatakan ” pihak Telkom akan segera bertindak untuk melakukan penertiban. Telkom sudah memberikan surat teguran kepada pelaku , pihak Telkom bekerjasama dengan pihak kepolisian pernah turun kelapangan untuk melakukan penertiban.”ucapnya. Senin (11/10/2021)

Gigi menghimbau kepada pelaku usaha WiFi untuk tidak menggunakan fasilitas milik Telkom sebagai sarana untuk menempatkan kabel.”ucapnya.”

Gigi juga menambahkan, “hingga sampai saat ini belum ada pelaku usaha WiFi yang Meminta ijin kepada pihak kami untuk menggunakan fasilitas Tiang milik Telkom.”tambahnya
Untuk langkah selanjutnya,pihak Telkom Genteng akan menunggu arahan dari kantor pusat .Pihak Telkom Genteng,juga berpesan kepada para pelaku usaha WiFi kalau mau mendirikan usaha supaya investasi masing-masing jadi tidak menggangu atau menggunakan fasilitas milik Telkom.

Hal senada juga di ungkapkan pihak PLN Cabang Genteng.yang di wakili Arip selaku Manager ULP PLN cabang Genteng. ketika di konfirmasi Arip menjelaskan.

” Bahwa Kabel milik pelaku usaha WiFi rumahan yang sekarang banyak memakai Tiang PLN sudah sangat menggangu.karena ketika petugas PLN mau melakukan pembenahan jaringan sering mengalami kesulitan dengan banyaknya kabel jaringan milik pelaku usaha WiFi yang menjadi penumpang gelap di Tiang milik PLN. Arip juga menegaskan hingga sampai saat ini,pihak PLN Genteng belum pernah di mintai ijin oleh pelaku usaha WiFi rumahan,perihal penggunakan fasilitas Tiang milik PLN. Ia juga menjelaskan, seharusnya Pelaku usaha WiFi meminta ijin dulu kepada pihak Aiken Net selaku anak perusahaan PLN yang menangani terkait kabel milik perusahaan lain yang menggunakan fasilitas Tiang milik PLN.”ucap arip

Dengan persoalan yang ada,arip akan segera memberitahukan kepada pihak Aiken Net untuk segera melakukan penertiban.

Arip Juga sangat menyesalkan dengan keadaan yang sekarang terjadi,karena Tiang Listrik yang sekarang di pakai untuk memasang kabel jaringan WiFi ada tegangan listrik yang tinggi,bila mana ada kecelakaan kerja di lapangan maka siapa yang akan bertanggung jawab, keluhnya

“Saya sangat berterima kasih atas kedatangan media yang menyoroti perihall ini.untuk itu akan kami tindak lanjuti.”pungkasnya.” (Noo)

Berita Terkait

Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap
Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan
Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi
Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD
Masuk Kamar Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diamankan Polisi atas Dugaan Perkosaan
Tutup Muktamar NU di Jombang, Prabowo Tegaskan Strategi Pemerintah Angkat Rakyat dari Kemiskinan
Dokter Nadya Isra Miranti Rampungkan PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI, Siap Terapkan Nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Kamis, 3 September 2026 - 10:01 WIB

Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap

Kamis, 3 September 2026 - 06:12 WIB

Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi

Selasa, 1 September 2026 - 23:37 WIB

Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD

Selasa, 1 September 2026 - 18:54 WIB

Masuk Kamar Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diamankan Polisi atas Dugaan Perkosaan

Berita Terbaru