Pilkada 2020, Ketum PB HMI MPO: Harus Ketat Protokol Kesehatan

Kamis, 8 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan Rivandi, Ketua Dema UIN Jakarta dalam tayangan Cinta Negeri, ElShinta TV

Sultan Rivandi, Ketua Dema UIN Jakarta dalam tayangan Cinta Negeri, ElShinta TV

JAKARTA, detikkota.com – Penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang di 270 wilayah Kabupaten/Kota dan Provinsi akan berada dalam kondisi Pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, keamanan dan ketertiban penyelenggaraannya harus mendapat perhatian khusus semua elemen pemerintahan maupun masyarakat.

Hal itu diungkapkan Sultan Rivandi, Ketua Dema UIN Jakarta dalam tayangan Cinta Negeri, ElShinta TV pada Rabu (7/10/2020).

Sultan mengatakan Pandemi dan Pilkada adalah dua hal yang bertolak belakang. Pandemi menuntut agar masyarakat berdiam diri dirumah, sedangkan Pilkada adalah ajang diluar rumah untuk mencari suara sebanyak-banyaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesehatan dan keselamatan harus terjaga, harus ada kalkulasi dimana TPS harus menjamin nyawa masyarakat dengan adanya kepastian hukum, mereka juga harus berkolaborasi bersama masyarakat untuk memikirkan hal teknis penyelenggaraan pemilu, untuk menciptakan pemilu yang special. Jangan sampai semua protokoler kesehatan diabaikan,” kata Sultan.

Senada, Ahmad Latupono, Ketum PB HMI MPO menjelaskan terkait KPU dan Bawaslu harus menjadi garda terdepan dalam menyiapkan skenario untuk kampanye digital, namun harus berbasis data, agar tidak meleset.

“Saya sepakat KPU dan Bawaslu dalam menjalankan pilkada, namun ada catatan khusus, harus adanya protokoler kesehatan yang ketat. Jika ada pelanggaran maka harus di sanksi dengan tegas. Bila perlu adanya diskualifikasi di pesta rakyat Indonesia,” tegas Anyong akrab disapa.

Ia juga sepakat dengan berlangsung nya pilkada ditengah pandemi. Pilkada adalah perintah undang-undang, maka dari itu penyelenggara harus mendesain sebuah skenario untuk menjadi daya tarik masyarakat ditengah pandemi untuk memberikan suaranya, ini tugas KPU dan Bawaslu.

“Kedepan tingkat pemilih akan rendah, ini yang menjadi tugas bersama penyelenggara untuk meyakinkan pemilih datang untuk memberikan suaranya,” kata Anyong.

Sebelum menutup materi nya, Sultan mengatakan urgensi pilkada adalah ketika kita datang dan mencoblos, artinya itu bagian dari menyelematkan bangsa Indonesia. Karena ketika mereka terpilih, merekalah yang akan mengurusi Covid-19.

“Pertama kita harus membangun narasi untuk penanganan covid-19 secara nasional. Kedua adalah kepastian hukum nya harus jelas, ketika adanya kesalahan penyelenggaraan dan terakhir jangan sampai masyarakat terkena politik uang, jadikan agenda nasional pemilu 9 desember pemilu yang aman, damai dan sehat ditengah pendemi,” tutup Sultan. (Red)

Berita Terkait

HAKORDIA 2025: Polres Sumenep Dinobatkan sebagai Resor Terbaik Tangani Tipikor
Sat Reskrim Polres Sumenep Gelar Bakti Sosial di HUT ke-78, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
Kraksaan Aspirasi Run 2025 Meriah, Ratusan Pelari Padati Alun-Alun Kota Kraksaan
Patroli Presisi Polres Sumenep Amankan Dua Warga dan Barang Diduga Narkotika di Kamar Kos
PWI–PKP Sepakati Program Rumah Wartawan, MIO Indonesia Harap Tak Ada Diskriminasi
Water Run 2025 Perdana di Probolinggo Disambut Meriah Ribuan Peserta
Empat Tahun Berjalan Tanpa Manfaat, PMII UPI Desak Evaluasi Total Kantor KKKS Sumenep
KINDERGARTEN RILIS ALBUM BERTAJUK “MONOLOG”, ANGKAT CERITA PERJALANAN HIDUP DENGAN NADA POSITIF

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:05 WIB

HAKORDIA 2025: Polres Sumenep Dinobatkan sebagai Resor Terbaik Tangani Tipikor

Senin, 8 Desember 2025 - 20:37 WIB

Sat Reskrim Polres Sumenep Gelar Bakti Sosial di HUT ke-78, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:20 WIB

Kraksaan Aspirasi Run 2025 Meriah, Ratusan Pelari Padati Alun-Alun Kota Kraksaan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:09 WIB

Patroli Presisi Polres Sumenep Amankan Dua Warga dan Barang Diduga Narkotika di Kamar Kos

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:26 WIB

PWI–PKP Sepakati Program Rumah Wartawan, MIO Indonesia Harap Tak Ada Diskriminasi

Berita Terbaru

Tim Damkar Surabaya yang selalu merespons laporan darurat melalui call center 112.

Pemerintahan

Sepanjang 2025, DPKP Surabaya Tangani 2.306 Kasus Evakuasi

Selasa, 9 Des 2025 - 15:57 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie meninjau progres pembangunan KDKMP di salah satu lokasi di Kabupaten Sumenep, Selasa (09/12/2025).

Pemerintahan

Brigjen Danny Alkadrie Pantau Progres Koperasi Desa di Sumenep

Selasa, 9 Des 2025 - 15:55 WIB