Pocong Ingatkan Pentingnya Prokes di Pamekasan

Minggu, 23 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Antisipasi protokol kesehatan polisi ajak sosok pocong bagi bagi masker di Jl Jokotole No 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk sosialisasi wajib masker kepada masyarakat sesuai aturan protokol kesehatan Minggu (23/05/2021).

Kapolres Pamekasan melalui Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Deddy Eka Aprianto mengatakan, aksi dengan membawa pocong itu bukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Melainkan, menggambarkan meninggalnya akibat Covid-19 jika lalai terhadap protokol kesehatan.

“Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Pamekasan . Salah satunya dengan melaksanakan teatrikal membawa pocong ini, untuk kampanye protokol kesehatan,” ujar dedi (23/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pocong” dalam sosialisasi itu merupakan aksi teatrikal yang bercerita tentang kematian sia-sia akibat tidak mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Karena wabah ini belum berakhir dan masih mengintai setiap individu tanpa memandang usia, baik tua atau pun muda.

“Sehingga penting bagi kita untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” tambahnya.

untuk diketahui, selain aksi teater dan membentangkan sejumlah poster bahaya Covid-19, para petugas juga membagikan masker pada pengguna jalan.

“Bagi yang tidak mengenakan masker, pengendara langsung dicegat oleh pocong dan langsung diberikan masker untuk dipakai,” pungkasnya. (Fer)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB