Polda Sumut Dirikan Lokasi Pengungsian Pasca Banjir Kota Medan

Minggu, 6 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, detikkota.com – Polda Sumut lakukan penanggulangan Bencana Banjir di Lingkungan X Kelurahan Hamdan Kecamatan Medan Maimun. Di karenakan curah hujan yang mengakibatkan debit air semakin tinggi Polda Sumut dalam hal ini Sat Brimob Polda Sumut menyiapkan beberapa tempat pengungsian bagi Warga Kelurahan Hamdan yang terdampak bencana banjir. Sabtu (5/12/2020).

Ada 6 titik tempat mengungsi yang di dirikan Polda Sumut yang akan menampung Total 462 KK pengungsi bencana banjir. Di antaranya yaitu Gedung Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Jl. Letjend Suprapto kemudian Sanggar Silaturahmi Jl. Badur Atas, Eks Taman Lili Suryani Jl. Palang Merah, Samping Bakso Amat Jl.Juanda, Masjid Al Husnah (belakang kantor lurah Hamdan) Jl. Pacar dan Jl. Teratai Pasiran.

Saat di konfirmasi Kabid Humas Polda Sumut KBP Tatan Dirsan Atmaja S.I.K mengatakan Halaman dan Aula Gedung Bhayangkari Polda Sumut Jl. Letjend Suprapto Kecamatan Medan Maimun saat ini sudah digunakan sebagai tempat pengungsian sementara oleh sekitar 70 KK warga Lingkungan X Kelurahan Hamdan Kecamatan Medan Maimun dan telah didirikan 1 (satu) tenda dari Brimob Polda Sumut dan 1 (satu) Tenda dari BPBD Kota Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk saat ini semantara waktu kantor bhayangkari menjadi tempat mengungsi sekitar 70 KK warga medan maimun di karenakan curah hujan dan debit air yang masih tinggi, untuk selebihnya di sebar di beberapa titik lokasi pengungsian yang sudah di sediakan,” ucap Kabid Humas Polda Sumut.

Selain menyiapkan tempat pengungsian Polda Sumut juga menyiapkan persedian air minum dan turut menyiagakan personil untuk berjaga di sekitar lokasi banjir untuk mengantisipasi manakala debit air semakin bertambah. (Leodepari)

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, 24 Maret 2026, Cek Pergerakannya
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi Pemulihan Banjir Aceh Tamiang

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:13 WIB

Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB