Polisi Periksa 3 Saksi Soal Kasus Pembunuhan Bocah 4 Tahun Di Sumenep

Sabtu, 24 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com Kepolisian Sektor (Polsek) Ambunten Sumenep Madura Jawa Timur. Atas kasus pembunuhan bocah 4 tahun yang ditemukan meninggal dunia terbungkus karung di dalam sumur tua di Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, pada Rabu siang 21 April 2021. Polisi telah periksa tiga orang saksi Sabtu (24/04/2021.

Saat dikonfirmasi lewat viawassap, Kapolsek Ambunten AKP Junaidi, mengatakan, terkaid pembunuhan Selvy Nur Indah Sari Kronologinya hari itu sekitar pukul 11.00 WIB, indah, tengah bermain bersama teman-temannya di rumah neneknya yang tak jauh dari rumah korban. Saat itu, ia sempat pamit kepada teman-temannya untuk pulang untuk makan.

Saat di rumahnya, bocah pamit kepada orang tua perempuannya ke kamar mandi untuk buang air kecil. Selang satu jam kemudian, anak ini hilang secara misterius hingga membuat keluarga panik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dinyatakan hilang, masyarakat bersama pihak berwajib berupaya mencari Selvi Nur Indah Sari. Alhasil, setelah empat hari, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur dengan kondisi tubuh terbungkus karung.

Saat ditemukan, ia diduga menjadi korban pembunuhan. Pasalnya, ia ditemukan meninggal dunia terbungkus karung di dalam sumur yang jauh dari kediamannya, ia ditemukan sekitar 2 hingga 3 kilometer,” Ujar junaidi (24/4).

Sebelum meninggal diketahui korban memakai perhiasan. Namun, saat mayatnya ditemukan, tak lagi memakai perhiasan tersebut. “Untuk sementara indikasinya pembunuhan,” kata Junaidi, Rabu 21 April 2021, kemarin.

“Polisi telah memeriksa tiga orang saksi dari meninggalnya bocah warga Desa Tambaagung Ares tersebut,” ungkapnya.

“Tiga orang saksi, yakni keluarga korban dan Anggota Polisi. Ibu, nenek, dan anggota yang menemukan pertama,” jelasnya.

Saat ini, kata Junaidi, pihaknya terus melakukan lidik terhadap kasus tersebut. Namun, meski sudah memeriksa sejumlah saksi tersebut, tindakan Polisi belum mengarah pada pelaku pembunuhan.

“Sementara ini belum mengarah ke pelaku,” ucapnya (Fer)

Berita Terkait

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Kebanggaan Ayah dan Bunda, Ratu Aprilia Santika Dewi Raih Juara Pinilih PARAS SMAN 1 Purwakarta
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Pemkab Purwakarta Terus Benahi Taman Kota, Perkuat Fasilitas dan Keindahan Ruang Publik
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Puluhan Rombongan Anak Ikuti Pawai Kemerdekaan di Pragaan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Kebanggaan Ayah dan Bunda, Ratu Aprilia Santika Dewi Raih Juara Pinilih PARAS SMAN 1 Purwakarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB