Polres Sumenep Dalami Kericuhan Musik Tong-tong di Festival Dewi Cemara Jatim 2023

Sabtu, 4 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kericuhan antar pendukung grup musik Tong-tong diacara Festival Dewi Cemara Jatim 2023 di areal timur Taman Bunga, Sumenep.

Kericuhan antar pendukung grup musik Tong-tong diacara Festival Dewi Cemara Jatim 2023 di areal timur Taman Bunga, Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep, Jawa Timur sigap bergerak cepat mengusut kericuhan antar 2 pedukung grup musik Tong-tong Angin Ribut dan Gong Mania  di Festival Desa Wisata Cerdas, Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara) di area timur Taman Bunga, Jum’at (4/11/2023) malam.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Irwan Nugraha mengatakan, pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi terkait kericuhan, meliputi Kepala Disbudporapar Sumenep Mohammad Iksan, panitia pelaksana, masing-masing penanggungjawab dan pendukung masing-masing grup musik Tong-tong Gong Mania dan Angin Ribut.

“Kita akan usut tuntas peristiwa kericuhan semalam,” tegasnya, Sabtu (5/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Irwan menuturkan, saat ini pihaknya terus melakukan pengumpulan barang bukti berupa pemeriksaan CCTV dan beberapa barang bukti lain.

Berdasrkan pendalaman dan pengumpulan bukti-bukti itu memungkinkan para saksi yang akan dimintai keterangan terus bertambah.

“Kita masih melakukan pemeriksaan yang kemudian disinkronkan dengan beberapa bukti lainnya, seperti CCTV dan lain-lainnya,” ujarnya.

Berdasarkan pengkuan sejumlah saksi yang telah diperiksa, lankljut AKP Irwan, kericuhan terjadi ketika salah satu grup musik Tong-tong masih menabuh alat musik disertai teriakan meskipun acara telah usai. Sementara grup yang lain sudah menghentikan permainan musiknya.

Pihaknya menilai, bentrokan yang terjadi telah merugikan banyak pihak. Padahal, tujuan diadakannya festival untuk mengenalkan potensi pariwisata Jawa Timur sekaligus sebagai pesta rakyat, khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Kejadiannya spontan. Kita akan incar siapa provokatornya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan
Cari Rumput di Tegalan, Warga Batang-Batang Dikejutkan Temuan Mayat Terbakar
Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi
Maulid Nabi 1448 H, Kapolresta Sumenep Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah
Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar
Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Cari Rumput di Tegalan, Warga Batang-Batang Dikejutkan Temuan Mayat Terbakar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Kapolresta Sumenep Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru