Polres Sumenep Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang HUT RI ke-80

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Sumenep bersama Polsek jajaran berkolaborasi dengan Dinas Koperasi Kabupaten Sumenep menggelar Gerakan Pangan Murah.

Polres Sumenep bersama Polsek jajaran berkolaborasi dengan Dinas Koperasi Kabupaten Sumenep menggelar Gerakan Pangan Murah.

SUMENEP, detikkota.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Sumenep bersama Polsek jajaran berkolaborasi dengan Dinas Koperasi Kabupaten Sumenep menggelar Gerakan Pangan Murah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Polri yang digelar serentak di seluruh Indonesia untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu (13/8/2025) hingga Kamis (14/8/2025), dengan penyaluran 25 ton beras, 220 kilogram telur ayam, 220 liter minyak goreng, dan aneka sayuran segar.

Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade, S.I.K., mewakili Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi kebijakan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga di bawah pasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gerakan ini menjaga stabilitas harga sembako. Warga bisa membeli beras, minyak, telur, dan sayuran dengan harga lebih terjangkau, selisihnya hingga Rp15.000 per paket,” ujarnya.

Program ini mendapat sambutan positif warga. Sejumlah masyarakat mengaku terbantu karena harga lebih murah dibandingkan pasar, bahkan berharap kegiatan tersebut diadakan secara rutin, tidak hanya menjelang hari besar nasional.

Masyhur Ade berharap kerja sama Polres Sumenep dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Koperasi, dapat berlanjut demi menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Berita Terkait

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Berita Terbaru

Korban di TKP kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep.

Peristiwa

Laka Tunggal di Sumenep, Pengendara Tewas Tanpa Identitas

Minggu, 5 Apr 2026 - 22:27 WIB

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan antara truk bermuatan cabai dan sepeda motor Honda Scoopy di Jalan Raya Torjun, Sampang, Minggu (5/4/2026) dini hari.

Peristiwa

Tabrakan Maut Dini Hari, Mahasiswa Tewas Usai Dihantam Truk

Minggu, 5 Apr 2026 - 12:54 WIB