Potret Treatment Sakit Kepala pada 7000 an Lalu

Kamis, 11 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

detikkota.com – Orang kuno mengobati sakit kepala dengan metode yang disebut trepanation, yakni dengan melubangi tengkorak. Metode ini telah digunakan selama ribuan tahun dan terkenal efektif.

Alat yang digunakan berkembang dari logam tajam menjadi bor tangan modern yang bergerigi. Prosesnya melibatkan memutar bor perlahan-lahan hingga tengkorak berlubang.

Trepanation tidak hanya digunakan untuk mengatasi sakit kepala, tetapi juga diyakini dapat mengobati gangguan kepala lainnya seperti epilepsi dan migrain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, beberapa orang kuno percaya bahwa trepanation dapat mengobati sakit mental dan mengusir setan dari tubuh seseorang.

Berita Terkait

SURAT AI PADA PRESIDEN DAN MENHAN
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal
Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM
Sudah 16 Tahun Belum Cukup? Kades AMJ Kini Minta Jabatan Tanpa Batas
Bantahan Kader HMI: Jawaban untuk Cak Imin Soal Tudingan “NU Terpuruk Sejak Dipimpin Kader HMI”
Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:08 WIB

SURAT AI PADA PRESIDEN DAN MENHAN

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Minggu, 20 September 2026 - 02:03 WIB

MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 09:00 WIB

Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal

Sabtu, 12 September 2026 - 13:51 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM

Berita Terbaru