Presiden Jokowi Meresmikan Konferensi dan Pameran Kelapa Internasional ke-51

Senin, 22 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Konferensi dan Pameran Kelapa Internasional (Cocotech) ke-51 Tahun 2024, di Ballroom Hotel Westin Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/07/2024).

Dalam kegiatan ini, Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Rudy Saladin, Komandan Paspampres Mayjen TNI Achiruddin, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden M. Yusuf Permana.

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku ekonomi hijau merupakan peluang, merupakan potensi yang sangat besar bagi Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baik yang berkaitan dengan coklat, bakau, vanili, kopi, lada, cengkeh dll dan terutama memiliki potensi besar adalah kelapa.

“Kita memiliki ekonomi hijau, ini merupakan peluang, merupakan potensi yang sangat besar bagi negara kita Indonesia. baik yang berkaitan dengan coklat, bakau, vanili, kopi, lada, cengkeh dll dan terutama memiliki potensi besar adalah kelapa,” kata Jokowi.

Dengan luas lahan kelapa mencapai 3,8 juta hektar dan produksi tahunan sebesar 2,8 juta ton, Jokowi yakin Indonesia memiliki potensi yang signifikan. Ekspor kelapa Indonesia mencapai USD 1,55 miliar, dengan kontribusi terbesar dari Sulawesi Utara dan Riau.

Menurutnya, untuk meningkatkan produksi kelapa, penting untuk memastikan kualitas bibit, pemeliharaan, dan metode panen yang efektif. Hilirisasi adalah kunci untuk meningkatkan nilai tambah produk kelapa, mendukung industri, dan menciptakan lapangan kerja.

“Kualitas bibit sangat penting. Begitu juga dalam pemeliharaan dan perawatan sangat penting. Ada yang menanam dan membiarkan berbuah. Selain itu metode cara panen. kalau kita punya jutaan pohon kelapa, menyiapkan orang memilik skill memetik kelapa. kalau tingginya 2 meter segera dipetik saja,” ucapnya.

Saat ini, lanjut dia, kelapa juga sudah bisa dimanfaatkan untuk teknologi.

“Saya banyak melihat limbah kelapa menjadi bio energi. Ke depan bisa dikembangkan. Kelapa bisa jadi bio aftur dan penggunaannya meningkat dan diminati negara lain,” tambahnya.

Pada Konferensi dan Pameran Kelapa Internasional (Cocotech) ke-51 ini, Jokowi juga mengajak komunitas kelapa internasional untuk bersinergi dalam memajukan industri kelapa yang berkelanjutan dan mendukung ekonomi hijau global.

Berita Terkait

Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani
Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II
Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula
Pemkab Lumajang Buka Program Mudik Gratis 2026, Prioritaskan Keselamatan Pemudik
Dedi Juhari Sampaikan Perkembangan Tiga Raperda Inisiatif DPRD Purwakarta
Pemkab Sumenep Kurangi Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H
Bola Kini di Tangan Bupati, Tiga Besar Sekda Sumenep Telah Ditetapkan
Jelang Ramadan, Bupati Sumenep dan Forkopimda Pantau Harga Sembako di Pasar Anom

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:19 WIB

Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:47 WIB

Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:39 WIB

Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:25 WIB

Dedi Juhari Sampaikan Perkembangan Tiga Raperda Inisiatif DPRD Purwakarta

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:22 WIB

Pemkab Sumenep Kurangi Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

Berita Terbaru