Sapa Pemudik Di Stasiun Gubeng Surabaya, Wagub Emil Pastikan Mudik Sehat dan Nyaman

Jumat, 29 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut bahwa animo masyarakat pada pelaksanaan mudik tahun 2022 ini sangat tinggi.

Terbukti di semua layanan transportasi baik udara, laut dan darat mengalami peningkatan volume penumpang.

Wagub Jatim menyempatkan untuk menyapa para pemudik yang akan berangkat dari Stasiun Gubeng menuju tempat tujuan akhir pemudik. Emil menyapa pemudik Ka. Ronggojati dari Cirebon menuju Jember di Stasiun Gubeng Surabaya, Jumat (29/4/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Stasiun KA Gubeng, Emil menyempatkan untuk menyapa para pengunjung di dalam stasiun maupun di dalam kereta. Bahkan, terlihat para pengunjung membawa takjil yang telah disiapkan oleh PT. KAI.m

Emil mengatakan, Pandemi Covid-19 yang terjadi hampir 2 tahun mengakibatkan masyarakat rindu kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama orang tua maupun keluarga.

“Animo dua tahun tidak mudik akibat Pandemi Covid-19 sangat terasa sekali. Tapi saya melihat pelayanan oleh PT.KAI sangat baik melayani para pemudik dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) sehingga para penumpang sehat dan pemudik menikmati layanan transportasi dengan nyaman,” ungkapnya.

Emil melihat meskipun animo masyarakat tinggi, tak lengah PT. KAI tetap menyediakan layanan antigen bagi yang belum melaksanakan vaksinasi dosis ketiga.

“Layanan ini kami nilai sangat baik yang diberikan kepada para penumpang sehingga mereka bisa melaksanakan mudik dengan sehat dan nyaman,” sebutnya.

Masih kata Emil, PT KAI juga memberikan layanan yang optimal dimana penumpang harian atau mereka yang bekerja menggunakan transportasi kereta api tetap terlayani disamping melayani para pemudik juga.

“Allhamdulillah semua penumpang bisa terakomodir antara yang rutin dan melayani pemudik lebaran,” jelasnya.

Menurutnya, Pemprov Jatim bersama jajaran terkait terus mematangkan dan memetakan titik titik kerawanan jalur pemudik yang tersebar di 200 pos layanan yang disiagakan dengan pihak kepolisian.

Sedangkan untuk jalur tranportasi kereta, Emil memandang bahwa terpenting adalah konektivitas setelah tiba di stasiun tujuan masyarakat akan melanjutkan ke titik selanjutnya apakah menggunakan kendaraan pribadi atau umum.

Emil menegaskan bahwa Jawa Timur belum ada rencana penerapan One Way saat ini. Akan tetapi, jika nantinya dibutuhkan rekayasa lalu lintas maka semua pihak akan berkoordinasi memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

“Mudah mudahan beban jalan tol di Jawa Timur tidak sebesar jalan tol yang ada di Jabodetabek. Kita akan terus memonitor dan berkoordinasi dengan kepolisian. Namun, jika pengaturan rekayasa lalu lintas yang bersifat lokal akan diatur oleh jajaran Dinas Perhubungan di daerah,” ujarnya. [Redho]

Berita Terkait

Gowes Bangkalan–Jombang Semarakkan Harlah ke-92 GP Ansor
Bangkalan Jadi Titik Awal Napak Tilas Harlah ke-92 GP Ansor
BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Utara dan Maluku Hari Ini
Prabowo Panggil Kapolri di Hambalang, Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis
Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih
BRI Sumenep Tegaskan Komitmen GCG, Siap Ikuti Putusan Pengadilan Terkait Aksi PMII
Aksi PMII UNIJA di BRI Sumenep Diwarnai Pembakaran Ban, Massa Desak Pimpinan Cabang Turun Tangan
PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:13 WIB

Gowes Bangkalan–Jombang Semarakkan Harlah ke-92 GP Ansor

Minggu, 26 April 2026 - 11:12 WIB

Bangkalan Jadi Titik Awal Napak Tilas Harlah ke-92 GP Ansor

Sabtu, 25 April 2026 - 17:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Utara dan Maluku Hari Ini

Sabtu, 25 April 2026 - 12:31 WIB

Prabowo Panggil Kapolri di Hambalang, Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis

Jumat, 24 April 2026 - 15:06 WIB

Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih

Berita Terbaru