Sasar Kerumunan Di Malam Hari, Aparat Nguter Himbau Warga Patuhi PPKM

Rabu, 14 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKOHARJO, detikkota.com – Tempat-tempat kuliner dan tempat nongkrong para remaja di wilayah kecamatan Nguter malam menjadi prioritas bagi para aparat gabungan yang tergabung dalam Satgas Penaggulangan Covid 19 di wilayah Kecamatan Nguter. Dengan masih diberlakukannya PPKM berbasis mikro di wilayah Kabupaten Sukoharjo, pembatasan jam operasional menjadi prioritas himbauan untuk menghindari terjadinya kerumunan hingga tengah malam.

Penegakan disiplin protokol kesehatan dari aparat gabungan wilayah Nguter ini dimulai pukul 20.00 wib sebagai salah satu upaya untuk menekan jumlah penambahan kasus covid 19 di wilayah Sukoharjo yang hingga hari ini masih terjadi penambahan meskipun dengan tren menurun jumlahnya.

Operasi Yustisi dan penagakan protokol kesehatn kali ini menyasar para pelaku wisata kuliner (pedagang kaki lima, Hik dan rumah makan) juga pos-pos kamling yang kedapatan dijadikan tempat nongkrong yang ada di wilayah kecamatan Nguter. Kepada mereka aparat gabungan meberikan himbauan agar tetap disiplin melaksanakan 3M disela-sela aktifitasnya. Kegiatan ekonomi harus berjalan, namun tetap patuhi PPKM yang sedang diberlakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Patroli ini merupakan bagian dari aktifitas rutin kami menjaga kondusifitas dan kemanan wilayah yang menjadi tanggung jawab kami, namun berkaitan dengan adanya KLB pandemi civid 19, kami juga sekaligus melaksanakan edukasi dan himbauan yang berkaitan dengan pendidiplinan warga terhadap PPKM dan operasi yustisi penegakan Protokol kesehatan,” terang Pelda Sukamto.

Malam itu, selain memberikan himbauan langsung ke masyarakat diberikan pula masker secara gratis, dan menegur warga yang tidak menghiraukan protokol kesehatan seperti bergerombol, tidak menggunakan masker, secara langsung diberikan peringatan berupa teguran. (Agus Kemplu)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru