Sebelum Insiden Ambrolnya Seluncur, Disbudpar Kota Surabaya Klaim Telah Berikan Peringatan ke Pengelola KenPark

Sabtu, 7 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwik Widyawati, mendatangi lokasi ambrolnya seluncuran air di Kenjeran Park. Wiwik tiba di lokasi untuk memantau kondisi didampingi Camat Kenjeran pada Sabtu (07/05/2022).

Sebelum insiden ini terjadi, Wiwik menegaskan telah memberikan peringatan kepada semua pengelola tempat wisata di Surabaya agar memastikan keamanan wahana dan peralatan masing-masing sebelum beroperasi. Tidak terkecuali kepada pengelola Kenjeran Park.

“Sebelum beroperasional, semua alat harus dicek, kami sudah ingatkan itu, jadi untuk barang dan alat yang digunakan itu tanggungjawab pengelola,” ujar Wiwik saat meninjau lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas insiden ini, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian akan menutup sementara Kenjeran Park untuk penyelidikan polisi. “Iya, ditutup sementara. Saya yakin pengelola bisa memahami kondisinya,” imbuhnya.

Sementara itu, dari data yang diterima redaksi, delapan korban dirawat di RSUD dr. Soetomo dan delapan korban dirawat di RSUD dr. Soewandi. Sementara satu korban sudah bisa kembali ke rumah.

“Empat korban berusia dewasa dan sisanya usia anak-anak,” tegas Wiwik.

Dari pantauan awak media, perosotan yang memakan 17 korban tersebut tampak tidak terawat sempurna. Hanya beberapa baut diganti dengan baru. Selain itu, ditemukan retakan cukup besar di bibir perosotan bagian atas. Tampak juga beberapa tempat di besi penyangga berkarat di bagian ujung.

Roni penjaga perosotan mengakui jika wahana tersebut sudah berumur puluhan tahun. Namun, tiap tahun pengelola selalu melakukan perawatan.

“Sudah 20 tahunan mas, tapi tiap tahun ada perawatan,” ujarnya dengan mata memerah dan kondisi terguncang

Ditanya terkait penumpukan wisatawan, ia membenarkan jika memang prosotan kolam renang dalam kondisi ramai. Diduga karena tidak mampu menahan beban.

Perosotan Kenjeran Park ambrol di tengah ramainya pengunjung yang sedang mengisi liburan. Para korban terdiri dari anak-anak hingga dewasa dilarikan ke dua rumah sakit akibat menderita luka serius.

Jumlah total korban mencapai 17 orang. Dari jumlah tersebut, 16 orang harus menjalani perawatan di dua rumah sakit sementara satu korban sudah bisa pulang ke rumah. [Redho]

Berita Terkait

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Awal Tahun 2026, Wabup Lumajang Tinjau Destinasi Wisata Bersama Forkopimda
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:49 WIB

Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB