Tambahan Pasokan Digelontorkan, LPG 3 Kg di Lumajang Dipastikan Aman

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Distribusi LPG 3 kilogram di Kabupaten Lumajang diperkuat dengan tambahan 18 ribu tabung guna menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

Distribusi LPG 3 kilogram di Kabupaten Lumajang diperkuat dengan tambahan 18 ribu tabung guna menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

LUMAJANG, detikkota.com – PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 18 ribu tabung di Kabupaten Lumajang untuk menjaga ketersediaan energi di masyarakat.

Tambahan pasokan atau extra dropping tersebut setara sekitar 45,8 persen dari kebutuhan normal. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan distribusi LPG tetap lancar di tengah meningkatnya permintaan.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan stok LPG di Lumajang dalam kondisi aman meskipun terjadi peningkatan konsumsi, terutama dari sektor rumah tangga dan UMKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyaluran tambahan sebanyak 18 ribu tabung telah dilakukan sejak 3 April 2026. Distribusi di lembaga penyalur berjalan normal sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Pertamina juga melakukan pemantauan intensif guna memastikan distribusi tepat sasaran. Di sisi lain, perusahaan mencermati adanya peningkatan pembelian di tingkat pengecer yang dipicu informasi belum terverifikasi, sehingga memengaruhi persepsi ketersediaan LPG.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk menjaga distribusi tetap tertib dan merata.

“Tambahan pasokan ini penting, namun yang utama adalah memastikan penyaluran tepat sasaran dan tidak menimbulkan kepanikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengendalian distribusi LPG bersubsidi dilakukan melalui Surat Edaran Bupati Lumajang Nomor 500.10/1/427.14/2026 sebagai langkah menjaga keteraturan di lapangan.

Pertamina juga mendorong masyarakat mampu untuk beralih ke LPG non-subsidi guna menjaga stabilitas pasokan. Sementara itu, masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai HET Rp18.000 serta jaminan kualitas dan kuantitas.

Dengan tambahan pasokan dan pengawasan bersama, ketersediaan LPG 3 kg di Lumajang diharapkan tetap aman, merata, dan mudah diakses masyarakat.

Penulis : Ar/An

Editor : M/Red

Berita Terkait

GMNI Sebut Pemerintah Sumenep Bertekuk Lutut di Hadapan Mafia Tembakau Buntut Surat TIHT
Perhutani Balapulang Beri Pembekalan Pengelolaan Hutan kepada Mahasiswa Unwim
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Hapus Denda PBB Tunggakan 2008-2025
KNPI Sumenep Soroti Wacana “Sumenep Kepulauan”: Jangan Korbankan Identitas demi DAK
Bakti TNI AD Salurkan Kaki Palsu dan Kursi Roda untuk Warga Sumenep
Pagar Nusa Sumenep Kirim 20 Pendekar Ikuti Diktama PASTI untuk Persiapan Pengamanan Muktamar NU
Kepala Desa Cigelam Hadiri Penyampaian Hasil PKL Mahasiswi Politeknik Bhakti Asih Purwakarta
Pemdes Cigelam Salurkan Bantuan untuk Lansia dan Anak Yatim, Warga Sambut Penuh Syukur

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:06 WIB

GMNI Sebut Pemerintah Sumenep Bertekuk Lutut di Hadapan Mafia Tembakau Buntut Surat TIHT

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Perhutani Balapulang Beri Pembekalan Pengelolaan Hutan kepada Mahasiswa Unwim

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Hapus Denda PBB Tunggakan 2008-2025

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

KNPI Sumenep Soroti Wacana “Sumenep Kepulauan”: Jangan Korbankan Identitas demi DAK

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Bakti TNI AD Salurkan Kaki Palsu dan Kursi Roda untuk Warga Sumenep

Berita Terbaru