Tanggulangi Hama Wereng Dengan Abu Tembakau

Sabtu, 17 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Kini, hama wereng pada tanaman jenis padi dalam beberapa bulan ini terus menyerang hingga membuat sejumlah khawatir terjadi gagal panen.

Belum usai persoalan kelangkaan pupuk urea subsidi bagi sejumlah petani, kini para petani dihadapkan pada persoalan hama tanaman yang setiap waktu terus menyerang seperti halnya wereng, hama tikus, ulat, walang sangit dan sejenianya.

Diungkapnya seorang petani warga Desa Karangsari, Eko saat ditemui mengatakan, saat ini hama tanaman jenis wereng, ulat dan walang sangit sudah menempel ditanaman padi nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini dari informasi sejumlah relasinya, untuk mengusir hama pada tanaman tersebut lebih efektif dan maksimal dengan mengunakan abu tembakau karena pada kandungan abu tembakau tersebut mengandung nikotin hingga 8 persen dan secara langsung bisa membasmi sekaligus mematikan hama pada tanaman.

“Kami sudah melakukan penyemprotan dan penaburan abu tembakau, jika dilihat hasilnya bisa membasmi hama pada tanaman padi saya. Namun, hama pada tanaman padi biasanya datang sewaktu mengikuti arah mata angin. Saat ini hama wereng dan sejenisnya masih bisa diatasi dengan bubuk tembakau ini yang berharga ekonomis jika dibandingkan dengan obat-obatan pengusir hama,” jelasnya

“Abu dari bahan tembakau ini bisa dikatakan sebagai pestisida nabati dan sangat besar manfaatnya bagi lahan kami. Tikuspun juga bisa teratasi ditaburkan disejumlah lubang dan dipinggir lahan persawahan,” tandasnya.

Menurutnya, baru selama sepekan ini dilakukan penyemprotan. Untuk hasil awal sudah mulai terlihat sejumlah hama pada tanaman padi bisa teratasi. (ari)

Berita Terkait

Banyuwangi Jadi Titik Awal Geopark Run Series 2026, Diluncurkan Langsung Menteri Pariwisata
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil
Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026
BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat
Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci
Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:02 WIB

Banyuwangi Jadi Titik Awal Geopark Run Series 2026, Diluncurkan Langsung Menteri Pariwisata

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:14 WIB

Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:23 WIB

KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Senin, 18 Mei 2026 - 07:10 WIB

Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026

Berita Terbaru