Tempat Pembuangan Sampah di Arjasa Dikeluhkan Pengguna Jalan

Senin, 16 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Warga yang melintas mulai mengeluhkan pembuangan sampah liar yang berada di jalan antara Desa Kalinganyar dan Desa Galeman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Banyak masyarakat yang dimintai pernyataan terkait pembuangan sampah itu oleh awak media, dalam keterangannya mengatakan, bahwa sampah yang menumpuk sangat mengganggu siapa saja yang berlalu lalang di jalan tersebut.

“Jujur saya jika lewat dari Desa Kalinganyar menuju Desa Gelaman sangat terganggu, sampahnya bau minta ampun,” ujar salah satu masyarakat yang sedang melintas di jalan tersebut, Senin (16/5/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, tokoh pemuda yang juga kebetulan melintas dijalan itu tak luput dari perhatian Awak media untuk dimintai keterangan, dirinya merasa tidak nyaman setiap kali melintasi jalan.

“Harusnya Pemerintah memberi perhatian lebih, sampah ini membawa penyakit mas, dan juga jika dikelola dengan baik dapat menguntungkan, sampah ini kan ada yang organik dan anorganik artinya dari keduanya bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya sambil beranjak pergi.

Dengan adanya keluhan itu, salah satu anggota BIDIK (Barisan Investigasi Dan Informasi Keadilan) Kecamatan Arjasa, Suryadi berharap kepada Pemerintah Kecamatan Arjasa untuk lebih memperhatikan lingkungan setempat agar tidak ada kesan pembiaran.

Karena memang menurutnya, pembuangan sampah liar yang kian hari makin membusuk itu sangatlah mengganggu pengguna jalan yang melintas ke arah Desa Gelaman dan sekitarnya.

“Harusnya pemerintah kecamatan segera mengupayakan terbangunnya TPST di Kangean khususnya Kecamatan Arjasa, dan terkait anggaran itu bisa juga dari TKD (tanah kas Desa) atau DAK (Dana Alokasi Khusus) dan lain-lain,” ujar Suryadi.(M/tim/red)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terbaru

Suasana Balai Kota Surabaya yang menjadi lokasi Perayaan Natal Kota Surabaya 2026.

Daerah

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Kamis, 8 Jan 2026 - 13:17 WIB