TMMD ke-125 di Pamekasan Resmi Ditutup, Warga Rasakan Dampak Nyata

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Korem 084 Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, bersama Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat penutupan TMMD ke-125 di Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan.

Komandan Korem 084 Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, bersama Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat penutupan TMMD ke-125 di Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan.

PAMEKASAN, detikkota.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kabupaten Pamekasan resmi ditutup pada Kamis (21/8/2025) setelah berlangsung selama 30 hari di Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan.

Komandan Korem 084 Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, menyatakan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan memperkuat ketahanan nasional dan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. “Dengan semangat TMMD, kami ingin mewujudkan pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan nasional di daerah,” ujarnya.

Sasaran fisik dalam TMMD kali ini meliputi perehaban jembatan, pembangunan pipanisasi, rabat beton, pavingisasi, serta rehabilitasi lima rumah tidak layak huni. Sementara itu, sasaran non-fisik mencakup penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, kamtibmas, hingga bahaya narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brigjen Danny mengapresiasi keterlibatan warga yang dinilai sangat antusias. “Mereka tidak hanya menerima manfaat, tetapi juga aktif berpartisipasi. Inilah esensi kemanunggalan yang ingin terus kita jaga,” tambahnya.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan TMMD ke-125. Menurutnya, program ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga memperkuat sinergi antar lembaga dan masyarakat. “TMMD bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga membangkitkan kembali semangat gotong royong,” katanya.

Bupati menegaskan semangat kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah menuju Indonesia Emas.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru