Turnamen Catur Internasional Bergengsi FIDE Kembali Hadir di Kota Pahlawan

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Cap Kapal Checkmate FIDE Rated International Chess Tournament di Surabaya.

Peserta Cap Kapal Checkmate FIDE Rated International Chess Tournament di Surabaya.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali ditunjuk sebagai tuan rumah Cap Kapal Checkmate FIDE Rated International Chess Tournament. Gelaran catur standar internasional tersebut akan berlangsung pada 19–23 Desember 2025 di Ballroom BG Junction Surabaya. Ini merupakan kali ketiga Kota Pahlawan dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Hidayat Syah, menyatakan dukungan penuh Pemkot terhadap turnamen ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sport tourism sekaligus meningkatkan prestasi catur nasional.

“Kepercayaan penyelenggara menunjukkan Surabaya dipandang mampu. Kami berharap ajang ini ikut mendorong kemajuan catur dan sektor pariwisata,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turnamen tersebut mendapat sambutan luas dari pecatur dalam dan luar negeri. Peserta dari berbagai provinsi di Indonesia telah mendaftar, termasuk dari Sumatera, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.

Dari luar negeri, pemain asal Malaysia, Filipina, Rusia, Australia, dan Korea telah memastikan keikutsertaan. Beberapa negara lain seperti Belgia, Chile, dan Jepang juga mempertimbangkan untuk bergabung.

Hidayat menjelaskan bahwa peserta dari kalangan pelajar menempati porsi cukup besar, sejalan dengan tujuan turnamen untuk mendorong pembinaan kemampuan berpikir strategis sejak usia dini. Ia menambahkan, kenyamanan kota, keramahan warga, dan keamanan Surabaya menjadi alasan para pecatur kembali datang pada edisi kali ini.

Beragam kuliner khas Surabaya juga dinilai menjadi daya tarik peserta mancanegara. Pecatur Filipina disebut sangat menyukai sambal Surabaya, sementara pemain dari Malaysia dan Rusia menggemari Rawon Empal serta jajanan pasar. Kemudahan akses menuju lokasi turnamen melalui bandara, stasiun, dan terminal turut memperkuat minat peserta.

Lokasi pertandingan di BG Junction disebut strategis karena terhubung langsung dengan Choice City Hotel yang kini telah penuh dipesan oleh peserta. Penyelenggara menilai waktu pelaksanaan di pertengahan Desember sangat tepat karena berbarengan dengan libur sekolah dan program Surabaya Holiday Super Sale.

Tournament Director Hesnud Daulah menyampaikan bahwa kompetisi berstandar penilaian elo rating FIDE masih jarang digelar di Indonesia. Karena itu, keberadaan turnamen Cap Kapal Checkmate dinilai penting bagi perkembangan catur nasional.

“Semakin banyak turnamen standar FIDE, semakin besar peluang Indonesia mencetak pecatur bertitel,” ujarnya.

Turnamen hasil kerja sama Pemkot Surabaya, Garam Cap Kapal, PB Percasi, dan King Knight Creative ini menggunakan Sistem Swiss 9 Babak dengan waktu pikir 90 menit plus tambahan 30 detik setiap langkah. Hingga 1 Desember 2025, lebih dari 120 peserta terdaftar dari target 250 peserta, melampaui jumlah peserta tahun sebelumnya yang berjumlah 84 orang.

Kompetisi terbuka untuk seluruh usia dan gender dalam satu kategori dengan batas maksimum elo rating 2201. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp40 juta, termasuk penghargaan khusus untuk kategori usia U10 hingga U18, Best Female, Best Unrated, dan Best Veteran (55 tahun ke atas).

Penulis : Sur

Editor : Sur

Berita Terkait

Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung
Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari
Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur
UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Pendaftaran Ditutup, Puluhan Peserta Siap “Mengguncang” Sumenep Lewat MEC 2026
Bukan Sekadar Komunitas, DRT The Big Famili Didorong Jadi Mesin Karya dan Peluang Anak Muda

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari

Senin, 28 September 2026 - 09:43 WIB

Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Berita Terbaru