UPDATE: Pagar Pembatas Lapangan Kerapan Sapi Giling Roboh, 1 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 22 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sebuah insiden tragis terjadi di Lapangan Kerapan Sapi Giling, Sumenep, pada Minggu (22/06/2024) pukul 17.20 WIB. Pagar pembatas penonton sisi sebelah timur (Garis Finish) roboh, mengakibatkan 4 orang luka-luka dan 1 orang meninggal dunia.

Empat korban luka-luka tersebut adalah:

1. Sueb, 60 tahun, warga Desa Aeng Merah, Kecamatan Batuh Putih, Kabupaten Sumenep, yang mengalami sesak napas dan kritis, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.40 WIB di RSUD Moh. Anwar Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Aldi, 35 tahun, warga Batu Putih Laok, Kecamatan Batuh Putih, Kabupaten Sumenep, yang mengalami sakit di bagian punggung.

3. Sudahnan, 55 tahun, warga Desa Tenunan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, yang mengalami luka robek di bagian mata kaki sebelah kanan.

4. Ahmad Baidi, 40 tahun, warga Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, yang mengalami patah tulang di bagian paha sebelah kanan.

Berdasarkan keterangan pers rilis yang dikeluarkan Polres Sumenep, kejadian ini terjadi saat pertandingan final Lomba Kerapan Sapi “Pakar Sakera” Piala Bupati Cup 2024.

Banyaknya penonton yang menyaksikan lomba di atas pagar tembok pembatas sisi timur lapangan, membuat panitia mengeluarkan himbauan agar penonton tidak naik di atas pagar.

“Namun, himbauan tersebut tidak diindahkan, dan pada pukul 17.20 WIB, pagar tembok pembatas sisi timur mengalami roboh dan menimpa 4 orang yang berada di bawah pagar,” ungkap Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Minggu (22/06).

AKP Widi menambahkan, bahwa polisi telah melakukan tindakan untuk mengamankan lokasi kejadian, membantu evakuasi korban, dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Selama pelaksanaan lomba kerapan sapi, kegiatan berlangsung aman dan kondusif, tidak ada kejadian kericuhan atau pertengkaran,” terangnya.

Namun, diduga, lanjut Widi, pagar tembok pembatas sisi timur lapangan kerapan sapi roboh karena adanya penonton yang menaiki pagar tersebut.

“Selain itu, pagar tembok pembatas sisi timur lapangan kerapan sapi sebelum dilaksanakan kegiatan sudah mengalami kemiringan karena usia pagar tembok yang sudah tua dan butuh perawatan,” tutupnya.

Berita Terkait

Banjir Rendam Enam Desa di Banyuwangi Selatan, 739 KK Terdampak
Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap di Banyuwangi, Petugas Lakukan Penanganan Cepat
Kurang dari 24 Jam, Polres Pamekasan Tangkap Pelaku Pembunuhan di Depan Masjid Agung Asy Syuhada
Gempa Bumi Bermagnitudo 4,2 Guncang Sumenep, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif Bawah Laut
Ratusan Warga Terdampak Banjir di Pamekasan, Air Mulai Surut Pagi Ini
Enam Siswa SDN Margorejo 1 Surabaya Diduga Keracunan Susu, Wali Kota Eri Instruksikan Pemeriksaan Menyeluruh
DLH Surabaya Selidiki Fenomena Ikan Mabuk di Banyu Urip dan Kalimas, Diduga Akibat Penurunan Kadar Oksigen
Damkar Pamekasan Evakuasi Anak Terkunci di Dalam Mobil Box

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 16:57 WIB

Banjir Rendam Enam Desa di Banyuwangi Selatan, 739 KK Terdampak

Selasa, 18 November 2025 - 09:18 WIB

Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap di Banyuwangi, Petugas Lakukan Penanganan Cepat

Senin, 10 November 2025 - 06:21 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Pamekasan Tangkap Pelaku Pembunuhan di Depan Masjid Agung Asy Syuhada

Sabtu, 8 November 2025 - 08:02 WIB

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,2 Guncang Sumenep, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif Bawah Laut

Kamis, 6 November 2025 - 11:18 WIB

Ratusan Warga Terdampak Banjir di Pamekasan, Air Mulai Surut Pagi Ini

Berita Terbaru