Vaksinasi Mulai Digencarkan Untuk Anak Sekolah

Jumat, 24 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI, detikkota.com – Vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di Kabupaten Boyolali mulai digencarkan. Hal tersebut, ditandai dengan percepatan pemberian vaksin untuk siswa siswi Sekolah Dasar di seluruh wilayah Kabupaten Boyolali.

Upaya guna mensukseskan proses vaksinasi tersebut, Babinsa Paras Koramil 06/Cepogo Kodim 0724/Boyolali selalu aktif melakukan pendampingan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun.

Serda Ali Samsudin, Babinsa Paras Koramil Cepogo mengatakan, vaksinasi anak usia 6 tahun sampai 11 tahun diberikan sebanyak dua kali dengan menggunakan vaksin jenis Sinovac. Kali ini Sebanyak 355 siswa dan siswi di SDN 1 Paras Desa Mliwis Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali ( 24/12/2021)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adapun jarak pemberian vaksin dosis kedua adalah paling sedikit 28 hari setelah disuntikannya dosis pertama,” ungkap Babinsa.

“Anak-anak yang mau divaksin didampingi oleh masing masing orang tua atau wali dengan membawa Kartu Keluarga (KK) atau dokumen apa saja yang memperlihatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” pungkas Serda Ali Samsudin
Lebih lanjut dijelaskan oleh Babinsa bahwa, aktualisasi tersebut sangat bagus karena sekarang anak-anak mulai kembali belajar tatap muka.

Menurutnya, para orang tua tidak perlu khawatir terkait keamanan, karena dipastikan pemerintah telah melakukan kajian sehingga kualitasnya terjamin. (Kemplu 72)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:05 WIB

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB