Walikota Surabaya Eri Cahyadi Gagas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Jatim

Selasa, 14 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berencana membentuk asosiasi atau perkumpulan untuk seluruh Kepala Daerah di Provinsi Jawa Timur. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk terus membangun sinergitas dan kolaborasi antar Kepala Daerah.

Eri mengatakan, ia bersama bupati dan wali kota di Provinsi Jawa Timur, ingin mengembangkan kolaborasi dan kerjasama. Salah satunya berkolaborasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) antar daerah.

“Kalau di tingkat Nasional ada APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), tingkat kabupaten ada APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia). Tapi di Jatim ingin menjadi satu, wali kota dan bupati menjadi satu bagian,” kata Eri, usai menerima penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik di Kota Mojokerto, Selasa (14/12/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mewujudkan hal itu, Eri berencana mengundang Kapolrestabes bersama Forkopimda antar Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa Timur. Hal ini dimaksudkan untuk membuat formula kolaborasi dan kerja sama, antara Forkopimda dengan Pemda lainnya.

“Bagaimana mengkolaborasikan antara Forkopimda dengan Pemerintah Daerah yang bisa menjadi satu untuk bekerjasama dengan Pemerintah Daerah lainnya. Insya Allah ini baru pertama kali dan Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) menyampaikan itu,” terang dia.

Rencana tersebut, rupanya juga sudah disetujui oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia menilai, bahwa Wali Kota Eri cocok menjadi kepala suku atau kepala koordinator antar Pemda di Provinsi Jawa Timur, karena selalu menunjukkan kepeduliannya untuk membantu Pemda lainnya.

“Di antara Bupati dan Walikota ada kepala suku. Dan kepala sukunya adalah Wali Kota Eri, karena beliau mensupport (mendukung) beberapa daerah lainnya,” kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah mencontohkan, Wali Kota Eri selalu tanggap darurat dalam membantu Pemda lainnya di Provinsi Jawa Timur. Bahkan, untuk mengejar capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi, Wali Kota Eri langsung menerjunkan jajarannya.

“Kemarin beliau juga mengirim bantuan ke Semeru, saya melihat beliau memiliki keikhlasan luar biasa untuk saling tolong-menolong dan saling meringankan beban satu daerah dengan daerah yang lain, matur nuwun (terima kasih) Bapak Wali Kota Surabaya,” ujar dia.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengungkapkan, bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggagas Asosiasi Kepala Daerah se Jawa Timur untuk bersama-sama berkolaborasi, bekerjasama, dan bergotong-royong dalam mengatasi permasalahan di Jawa Timur.

“Ketua kelas untuk daerah Jawa Timur, ada Mas Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi). Beliau tadi berbisik untuk menggagas Asosiasi Kepala Daerah seluruh Jawa Timur dan ini luar biasa,” pungkasnya. (Redho)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru