Warga Bluto Lestarikan Tradisi Selamatan Tanah Pekarangan Tiap 1 Muharram

Kamis, 20 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga di Kecamatan Bluto pada acara selamatan rokat pakarangan.

Warga di Kecamatan Bluto pada acara selamatan rokat pakarangan.

SUMENEP, detikkota.com – Warga di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur hingga kini tetap melestarikan tradisi selamatan tanah pekarangan yang dilakukan setiap tanggal 1 muharram. Selamatan itu dilakukan dengan harapan pekarangan rumah bersih dari aura negatif.

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bluto, K. Musa mengatakan, tradisi selamatan tanah pekarangan dilakukan dengan cara menyembelih seekor ayam jantan hitam, kemudian dibacakan do’a khusus keselamatan pekarangan. Acara biasa diakhiri dengan makan bersama warga.

“Ayam yang paling dicari untuk selamatan pekaranga biasanya ayam jantan warna hitam, matanya hitam hingga darahnya pun berwarna hitam. Orang sini biasa nyebut ayam cemani,” jelas K. Musa, Rabu (19/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan semacam itu, lanjut K. Musa, biasanya dirangkai dengan kegitan lain sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, mandi kembang bagi anak perempuan yang belum cepat dapat jodoh. Dengan harapan, dalam waktu dekat segera mendapatkan pasangan.

“Masih banyak kekayaan khazanah tradisi leluhur lainya yang hingga saat ini tetap dilestarikan masyarakat. Termasuk, jamas keris dan pusaka peninggalan leluhur,” imbuhnya.

Menurutnya, tradisi semacam itu sangat wajar dan boleh saja dilakukan. Karena dalam setiap kegiatan selalu diiringi dengan munajat dan do’a bersama kepada Allah SWT, dengan harapan mendapatkan hidayah dan pertolongan di tahun-tahun berikutnya.

Berita Terkait

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal
Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM
Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026
Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan
Maulid Nabi 1448 H, Kapolresta Sumenep Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah
Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Minggu, 20 September 2026 - 02:03 WIB

MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 09:00 WIB

Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal

Sabtu, 12 September 2026 - 13:51 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM

Kamis, 3 September 2026 - 22:31 WIB

Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026

Berita Terbaru