Warga Desa Sempu Gelar Bursa Bunga Dengan Harapan Mampu Ciptakan Lapangan Kerja Mandiri

Sabtu, 1 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Bursa bunga yang di kelar masyarakat Desa Sempu, kecamatan Sempu, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan mampu memberikan hiburan tersendiri, apalagi Bursa tersebut di gelar pada bulan puasa, sehingga para pengunjung dapat sambil lalu menunggu datangnya saat berbuka puasa.Sabtu(1/5/2021)

Bursa bunga yang di jadwalkan selama 15 hari tersebut juga di isi dengan latian bersama ( LAKBER) dengan peserta mencapai 47 mampu memberikan idukasi pada pecinta bunga yang ada di desa Sempu dengan harapan mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten Banyuwangi.

Dalam kesempatan tersebut ketua panitia Bursa Bunga Tatok Sudariwiyanto warga dusun tugong mengatakan, ajang ini segaja di gelar di karnakan tingkat peminat maupun pencinta bunga di Sempu sangat luar biasah, sehingga melalui koordinasi dengan pihak pemdes kami selaku panitia dapat memberikan sarana taman bunga dengan beraneka jenis bunga yang di kemas dalam Bursa,” ujarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Tidak hanya itu saja peminat yang datang pada bursa bunga ini dapat bernego untuk membeli bunga, dengan harga yang tidak begitu menguras isi dompet, besar harapan dari kami agar nantinya kegiatan seperti ini mampu di gelar oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi, sehingga viralnya beraneka ragam jenis bunga dapat di lihat secara langsung, tidak hanya sekedar berada di dalam medsos,” ungkap dia

Hal yang tak jauh berbeda di sampaikan ketua BUMDES ” SAKTI” Desa Sempu yang ikut serta berpartisipasi dalam acara bursa bunga mengatakan, dengan adanya terobosan dalam memasarkan bunga pada masyarakat luas tentu menjadi kepuasan tersendiri, semua bunga kini di pajang metuakan hasil kreasi asli warga yang ada di sekitar Sempu saja,” paparnya

” Maka dengan demikian semoga adanya bursa ini dapat menciptakan lapangan kerja mandiri dengan mengangkat budaya seni dan mediasi kerajinan ukir yang kian menambah keeksotisan jenis bunga bunga tersebut,”pungkasnya. (her)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB