Warga Penerima Manfaat Hasil Proyek Saluran Irigasi Desa Gambiran Kecewa

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Lagi-lagi warga keluhkan proyek Saluran Irigasi yang terletak ditengah-tengah permukiman Dusun Krajan-2, Desa Gambiran Kecamatan Gambiran, Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Bima Fajar, dengan nilai anggaran Rp. 96. 906.000,- Jum’at (10/9/2021).

Proyek yang dalam pelaksanaannya berjangka waktu 90 (Sembilan Puluh Hari) tersebut, diduga asal jadi, warga yang enggan disebutkan jatidirinnya menjelaskan kepada awak media. dengan expresi penuh kekesalan, bahwa setengah bulan dari selesainya masa perawatan, proyek terlihat hasilnya justru kropos

“Bahan Cor-corannya sangat rapuh ya mas, mending kembalikan seperti dulu saja, soalnya masih lebih kuat bangunan yang dulu daripada yang sekarang,” ucap warga inisial B dengan raut wajah kecewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, dijelaskan oleh warga ditempat yang berbeda, “Proyek yang dilaksanakan oleh CV Bima Fajar ini, sudah selesai masa perawatannya sekitar 15 hari yang lalu, namun setelah kami cek, nyatanya kualitas proyek ini malah terkesan Amburadul,” jelas warga penerima manfaat

Sangat besar harapan warga kepeda instansi terkait agar bangunan tersebut diganti yang lebih kuat kualitasnya, terlebih kepada APH Kejaksaan untuk menindak tegas terhadap oknum CV karena dari hasil bangunan itu hanya membuat warga resah.

Masih dengan warga, “Bukti data sample bahan lengkap. Kami juga berharap kepada Pihak Dinas terkait agar berhati-hati dan selektif dalam mengambil kebijakan untuk menentukan calon rekanan yang benar-benar mampu mengawal Proyek Pemerintah, sehingga uang Negara tersalurkan dengan baik, benar, dan sesuai dengan regulasi yang ada.” katanya dengan penuh amarah

Lebih lanjut warga, “Saya berharap terkait pelaksanaan proyek yang asal jadi ini, agar ada efek jera dan biar jadi peringatan juga terhadap seluruh oknum CV agar tidak mudah mempermainkan uang Negara. dan menurut kami instansi PU ataupun APH Kejaksaan harus tindak tegas.” cetus warga dengan muka kesal.

Sementara itu, Sampai berita ini tayang, pihak CV masih belum memberikan tanggapan terhadap awak media saat di konfirmasi via pesan WhatsApp. (her/tim)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB