Wisata Mangrove Kedatim Sumenep Disuntik Dana Pemprov Jatim Di Acara Akademi Desa Wisata

Sabtu, 18 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, menyelenggarakan Akademi Desa Wisata. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan seluruh kabupaten/kota itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan manajemen penyelenggaraan event.

Salah satu peserta Achmad Chaoirul menceritakan, dalam kegiatan itu dirinya hadir mewakili Kabupaten Sumenep untuk menggerakkan desa wisata melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Para peserta diedukasi tentang manajemen pengelolaan desa wisata serta manajemen penyelenggaran event, seperti musik, pameran atau karnaval”, tuturnya, Sabtu (18/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pegiat wisata dan budaya Sumenep itu juga memaparkan, selain materi tentang manajemen desa wisata dirinya juga dilatih untuk memajukan BUMDes, terutama dalam sektor pariwisata.

“Dalam kegiatan Akademi Desa Wisata kami diberikan pelatihan-pelatihan untuk penguatan BUMDes.” ujar Choirul.

Pasca pelatihan, Pemprov Jatim memberikan bantuan untuk Pemberdayaan BUMDes, yang diterimanya mewakili Pemerintah Desa Kebundadap Timur (Kedatim), Kecamatan Saronggi sebesar Rp 100 juta.

Terpisah, Kepala Desa Kebundadap Timur, Rismawati mengatakan, bantuan dari Pemprov Jatim itu akan digunakan untuk pengembangan wisata mangrove yang dikelola BUMDes.

Wisata mangrove di Desa Kebundadap Timur terpilih sebagai juara ke-3 tingkat Nasional mewakili Jawa Timur.

“Dalam pengelolaan wisata, BUMDes Kebundadap Timur mendorong masyarakat untuk hidup bersih dan sehat dengan menjaga ekosistem mangrove bersih dari sampah,” jelas Risma, panggilan karib Kades Kedatim.

Risma yakin, dengan berkembangnya wisata mangrove di desanya akan berpengaruh pada pendapatan masyarakat di sekitar lokasi wisata. “Para penjual makanan, penjual oleh-oleh dan penyedia tempat parkir akan ‘kecipratan’ rejeki”, pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru