Yuli : Tidak Ada Lagi Galian-Galian di Desa Sena

Senin, 30 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG KUIS, detikkota.com – Gebrakan awal Kepala Desa Sena dalam merespon keluhan warga Desa terkait adanya aktivitas galian C yang diduga ilegal di Dusun II Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis direspon cepat sang kepala Desa. Senin (30/05/2022).

Melalui amatan langsung awak media, kedatangan Yuli bersama aparatur Desa dan Kecamatan sudah terendus oleh oknum pemain galian C, hal ini terlihat dilokasi tidak adanya aktivitas galian C dan terlihat unit alat berat telah terparkir jauh dari lokasi.

Kondisi yang sangat miris terlihat dilokasi dimana tanah yang luas mencapai puluhan hektar terpampang luas bak kolam. Terlihat nyata kondisi yang merusak lingkungan membuat kesal sang kepala Desa yang baru menjabat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita turun kelokasi titik galian C yang ada di dusun II Desa Sena, karena kita mendapatkan banyak aduhan dan keluhan masyarakat, kita kroscek kelapangan untuk memastikan bagaimana kondisi galian C terakhir,” kata Yuli di ujung telepon.

“Sungguh miris melihatnya, tak berbentuk lagi hektaran tanah itu, rusak oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, ini harus dihentikan kasihan masyarakat,” pungkas Srikandi Desa Sena ini.

Untuk selanjutnya, pihaknya tidak menginginkan lagi adanya galian-galian di Desa Sena, karena pada intinya galian itu merusak lingkungan.

“Jadi stop tidak ada lagi namanya galian-galian biarkan masyarakat bercocok tanam, tidak perlu lagi kita dengar alasan aktivitas galian C ini karena untuk buat petak sawah, biarkan dengan keadaan seperti ini masyarakat yang bercocok tanam,” tegasnya.

Yuli juga menegaskan akan segera memasang portal jalan agar tidak ada lagi aktivitas truk bertonase besar yang melalui jalan menuju lokasi galian.

“Kita akan pasang portal dipintu masuk lokasi agar tidak lagi dilalui oleh truk bermuatan besar pengangkut tanah,” tutup Yuli satu-satunya Kades Perempuan dari Kecamatan Batang Kuis.

Terpantau dilokasi selain pemerintahan Desa Sena, pihak Kepolisian dari Polsek Batang Kuis dan Koramil Batang Kuis serta pihak Kecamatan dan awak media hadir dilokasi. (Rizky Zulianda)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB