148 CJH Sumenep Belum Lunasi Bipih, Ini Penyebabnya

Rabu, 17 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Chaironi Hidayat.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Chaironi Hidayat.

SUMENEP, detikkota.com – Ratusan calon jemaah haji (CJH) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tidak melakukan penulasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih). Diduga, keengganan melakukan pelunasam Bipih karena pemerintah menghapus aturan pendampingan dan penggabungan jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Chaironi Hidayat mengatakan, dari 892 CJH  yang berhak menulasi Bipih 2023, sebanyak 148 CJH di antaranya  belum melakukan pelunasan.

“Padahal, kami telah memperpanjang masa pelunasan Bipih, tapi masih banyak yang belum melunasinya,” kata Chaironi, Rabu (17/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebagian dari ratusan CJH yang tidak melakukan pelunasan Bipih memilih mengundurkan diri berangkat tahun ini. Alasannya, aturan pendampingam dan penggabungan jemaah sudah tidak diberlakukan.

“Misal, jemaah yang berusia lanjut tidak bisa diampingin kerabatnya yang beda kloter (kelompok terbang), atau suami istri yang tidak satu kloter. Mereka memilih mundur dan tidak melunasi Bipih,” jelasnya.

Pihaknya berharap, ratusan CJH yang belum melunasi Bipih masih ada waktu selama 2 hari ke depan untuk melakukan pelunasan. “Pelunasan Bipih kami perpanjang hingga tanggap 19 Mei 2023,” imbuhnya.

Chaironi menambahkan, jadwal keberangkatan jemaah dari Sumenep menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya sudah dekat, yakni 25 Mei 2023.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB