16 Orang dan Satu Ahli Dimintai Keterangan Terkait Kekerasan Terhadap Jurnalis

Selasa, 20 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Tim Khusus Polda Jatim masih melakukan gelar perkara atas kasus kekerasan terhadap Jurnalis Tempo, Nurhadi. 16 saksi telah diperiksa hingga Senin (19/4/2021) malam.

Kuasa Hukum Nurhadi, Fatkhul Khoir mengatakan bahwa kliennya dan sejumlah saksi memang telah diperiksa dalam gelar perkara tersebut.

“Nurhadi sudah diperiksa, saksi kunci, juga tiga Redaktur Tempo. Kemudian dari organisasi profesi yang menaungi Nurhadi (Aliansi Jurnalis Independen Surabaya), juga sudah diperiksa,” jelas Fatkhul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fatkhul yang juga dari Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis itu berharap melalui gelar perkara ini, seluruh pelaku bisa segera ditetapkan sebagai tersangka.

Fatkhul menyebut ada lima orang yang diduga kuat terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap Nurhadi. Katanya, mereka antara lain FN, PN, HR, AY dan menantu dari Angin Prayitno Aji.

Namun, lanjut dia, masih banyak lagi pelaku penganiayaan terhadap Nurhadi yang belum teridentifikasi. Dia menyebut jumlahnya bahkan 10 sampai 15 orang.

Hingga Senin malam ini, Tim Khusus Polda Jatim masih belum menetapkan tersangka, meski Nurhadi dan sejumlah saksi serta terduga pelaku telah diperiksa. Terkait perkara ini, Nurhadi dan sejumlah saksi telah dinyatakan mendapatkan perlindungan dari LPSK.

Sementara Kasubdit Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Nur Hidayat mengatakan, dalam tahapan penyelidikan kasus ini, total ada 16 orang saksi dan satu ahli telah diperiksa.

“Ada 16 orang dan satu ahli sudah kami mintai keterangannya. Untuk 16 orang itu ada dari pelapor, terlapor dan saksi di TKP. Cukup itu ya, nanti disampaikan lagi perkembangannya,” tandasnya. (Redho)

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB